Tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD Salewangang Maros Rp 6 Miliar

Hal tersebut disampaikan Humas RSUD Salewangang Maros, Ratna Edi, saat ditemui di kantornya, Selasa (10/9/2019).

Tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD Salewangang Maros Rp 6 Miliar
amiruddin/tribun-timur.com
Humas RSUD Salewangang Maros, Ratna Edi 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Tunggakan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di RSUD Salewangang Maros, mencapai Rp 6 miliar.

Tunggakan tersebut, terhitung mulai Februari hingga Maret 2019.

Baca: Bangunan Baru RSUD Salewangang Maros Dikeluhkan Warga, ini Masalahnya

Baca: Ilham Nadjamuddin dan Harmil Mattotorang Kompak Daftar di PDIP Maros

Baca: Sri Mulyani Disalahkan atas Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan: Ini Jawaban Menohok Menteri Keuangan

Hal tersebut disampaikan Humas RSUD Salewangang Maros, Ratna Edi, saat ditemui di kantornya, Selasa (10/9/2019).

"Untuk pengajuan klaim Februari dan Maret itu sekitar Rp 6 miliar. Jadi yang terhitung tunggakan, baru dua bulan itu," kata Ratna Edi kepada tribun-maros.

Untuk bulan Maret hingga Agustus, kata dia, masih akan dilakukan verifikasi oleh pihak RSUD Salewangang, sebelum mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan.

Ratna menambahkan, jumlah klaim setiap bulan berbeda, tergantung jumlah pasien yang dirawat di RSUD Salewangang Maros

"Meskipun ada penunggakan, kami tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal ke pasien yang datang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Maros, Sri Wahyuni, yang ditemui tribun-maros.com, mengaku masih akan mengecek terkait tunggakan tersebut.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo menyerahkan piutang iuran sebesar Rp 759 juta lebih
kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Senin (2/9/2019).
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo menyerahkan piutang iuran sebesar Rp 759 juta lebih kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Senin (2/9/2019). (BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo)

"Kami harus cek dulu, karena kami satu pintu. Jadi harus kami cek ke kantor cabang utama dulu," ujar Sri Wahyuni.

Ditambahkan Sri Wahyuni, pembayaran yang dilakukan BPJS Kesehatan, sesuai dengan klaim yang diajukan oleh pihak rumah sakit.

Halaman
1234
Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved