Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekwan Bulukumba Minta 'Display Picture' Grup Teman Kopel Diganti

Sekwan Bulukumba Minta 'Display Picture' Grup Teman Kopel Diganti pada grup whatsapp 'Teman Kopel'.

Tayang:
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Sekwan DPRD Bulukumba HM Daud Kahal. 

Sekwan Bulukumba Minta 'Display Picture' Grup Teman Kopel Diganti

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba HM Daud Kahal, meminta Komite Pemantau Legislatif (Kopel), untuk mengganti display picture (DP) grup whatsapp 'Teman Kopel'.

Pasalnya, foto DP grup yang berjumlah 59 peserta itu dinilai sudah tidak sesuai lagi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Daud Kahal di depan Direktur Kopel Bulukumba Muhammad Jafar, dalam acara Talkshow DPRD, di ruang parkir pimpinan DPRD Bulukumba, Senin (9/9/2019).

Baca: Persiapan Piala Soeratin U-17, Askab PSSI Bulukumba Lakukan Seleksi di 10 Kecamatan

"Sebaiknya Kopel mengganti DP di Grup Teman Kopel itu. Saya juga ada di grup itu, dan saya rasa itu (DP) sudah lewat," kata Daud Kahal.

Foto dalam DP Grup Teman Kopel itu, yakni sebuah screenshoot berita dari salah satu media cetak di Makassar, yang menyoroti perjalanan dinas DPRD Bulukumba di Semarang, Jawa Tengah 2017 lalu.

Pemberitaan mengenai perjalanan dinas tersebut memang sempat viral di Bulukumba, lantaran diduga terjadi mark up anggaran.

Namun, kata Daud, saat ini kasus tersebut sudah selesai dan tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum didalamnya.

"Ini sudah diselidik Polres Bulukumba, diaudit BPK dan tidak ada penyimpangan yang kita lakukan. Saya menganggap kopel adalah sebuah spirit, sparring partner buat saya," jelas Daud.

Sebelumnya, Sekretariat DPRD Bulukumba, telah melakukan pengembalian dana temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait perjalanan dinas DPRD sekitar Rp1,2 miliar.

Namun, Daud Kahal menyebutkan, bahwa temuan BPK sebesar Rp 1,2 Miliar tersebut bukan mark up anggaran, melainkan hanya kesalahan administrasi saja.

"Pengembalian yang diminta oleh BPK bukan ranah hukum, karena temuan bukan penyalahgunaan anggaran namun kesalahan administrasi," jelas Daud Kahal.

Saat kasus ini berjalan, Unit Tipikor Polres Bulukumba telah memeriksa puluhan orang saksi, termasuk diantaranya beberapa legislator dan PNS Sekretariat DPRD Bulukumba.

Kopel Minta DPRD Bulukumba Sampaikan Tatib ke Publik

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, kini tengah disibukkan dengan agenda pembahasan tata terbib (Tatib).

Tatib ini merupakan Peraturan DPRD, juga termasuk produk hukum daerah, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 80 tahun 2015 yang telah dirubah dengan nomor 120 Tahun 2018.

RAMALAN ZODIAK CINTA Sabtu 7 September 2019 Sagitarius Tak Mudah Percaya & Gemini Sesali Masa Lalu

Appi Maju Lagi di Pilwali Makassar 2020, Pendaftaran Kedua di PDIP

Macet Depan SPBU Bua Toraja Utara, Ini Jalur Lain ke Rantepao-Makale

Begini Cara Polres Tana Toraja Rayakan HUT ke 71 Polwan

Miliki Sabu 1,34 Gram, Pemuda Luwu Diringkus Polisi

Dalam permendagri tersebut, diatur tentang pelibatan masyarakat, baik sebagai individu maupun berkelompok.

Dari dasar itu, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba, meminta DPRD menyosialisasikan draft tatib ini kepada masyarakat, sebelum ditetapkan menjadi Peraturan DPRD.

"Sosialisasi ini penting untuk memberi ruang kepada publik, untuk memberikan masukan terkait dengan tatib ini," kata Direktur Kopel Bulukumba, Muhammad Jafar, Jumat (6/09/2019).

Masukan masyarakat, baik dalam bentuk tertulis maupun lisan, kata Jafar, sangat baik untuk melahirkan tatib yang partisipatif dan aspiratif.

Ketua Sementara DPRD Bulukumba, Rijal, yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih sementara melakukan pembahasan tatib.

Olehnya, dirinya belum bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut.

Suasana pembahasan tata tertib DPRD Bulukumba, beberapa waktu lalu
Suasana pembahasan tata tertib DPRD Bulukumba, beberapa waktu lalu (Humas DPRD Bulukumba)

"Nanti kita lihat. Karena baru berapa halaman yang kita bahas. Karena kita kaji betul-betul kaji secara seksama. mungkin kita bahas ini 10 harian. Ini baru hari ketiga," kata Rijal.

Dilain tempat, Legislator Gerindra H Patudangi Azis menjelaskan, tatib ini memang harus disosialisasikan sebelum dilakukan penetapan.

Pada saat sosialisasi nanti, masyarakat bakal diundang langsung untuk melihat draft tatib tersebut.

Termasuk juga menghadirkan pihak dari Kopel Bulukumba.

"Sekarang masih pembahasan, baru masuk pasal 30. Ini memang wajib disosialisaikan, supaya masyarakat tahu fungsi, hak dan kewenangan. Nanti kita juga akan berikan draft-nya ke Kopel," jelas Patudangi. (TribunBulukumba.com)

Sudah 21 Figur di Bulukumba Lamar Askar HL

- Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bulukumba, Sulawesi Selatan Askar HL menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada 21 orang figur di daerah tersebut melamarnya. 

Ia dilamar agar dapat berpasangan pada pemilihan kepala daerah tahun 2020 mendatang.

Begini Kondisi Istri Abdul Aziz Gegara Disertasi Hubungan Seks Luar Nikah Halal & Sorotan ke Aa Gym

KPU Makassar Cari 15.227 Petugas Adhoc untuk Pilwali 2020

Disperindag Sinjai Bakal Awasi Pengusaha Pertamini

Chaidir Syam Hadir, Ahmad Yani Pimpin DPK KNPI Tompobulu Maros

MoU KUA PPAS Diteken, RAPB 2020 Pemprov Sulsel Rp 10,060 T

" Saat ini sudah ada 21 orang yang melamar saya sebagai paketnya. 21 orang itu menawarkan diri sebagai calon wakil," kata Askar HL, Kamis (5/9/2019).

Namun Askar tidak gegabah memutuskan satu diantara 21 orang itu. Sebab dirinya menargetkan sebagai pemenang Pilkada 2020 mendatang. 

Askar tidak mau lagi kalah dalam Pilkada Bulukumba mendatang. Karena itu Askar mempersiapkan diri termasuk pasangannya yang memiliki keterpilihan yang cukup baik. 

Pengusaha muda Bulukumba Askar HL menyerahkan tropi kepada Tim Putri Kembar FC sebagai juara Gareccing CUP II di Sport Center Gareccing, Senin (13/8/2018).
Pengusaha muda Bulukumba Askar HL menyerahkan tropi kepada Tim Putri Kembar FC sebagai juara Gareccing CUP II di Sport Center Gareccing, Senin (13/8/2018). (Syamsul Bahri/Tribun)

Sejumlah figur itu ada dari pengusaha, birokrasi, dan politisi serta tokoh. 

Askar juga mengaku saat ini tetap intens melakukan komunikasi politik dengan sejumlah bakal calon bupati di Bulukumba. 

Sedang sejumlah bakal calon bupati lainnya sedang melakukan sosialisasi Jamaluddin Syamsir, Tomy Satria Yulianto, A Hamsah Pangki, A Muttamar Matottorang sosialisasi sebagai calon wakil, A Makkasau, Syamsuddin Alimsyah dan A Mattampawali. (*)

(TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Baca: Lengkap, Niat Puasa Tasua dan Asyura 2019 Tanggal 9-10 Muharram 1441 H, Tak Sah Tanpa Niat

Baca: Asnawi Belum Pasti Tampil Lawan PSIS, Pelatih PSM Siapkan Dua Nama. Darije Andalkan Rekaman Video

Baca: Aaa? Pertanyaan Marcella Simon ke Ustadz Abdul Somad Saat Mualaf hingga Ganggu Roger Danuarta

Baca: Niat Puasa Tasua dan Asyura Hari ini & Besok Lengkap Bacaan Buka Puasa di Bulan Muharram, Keutamaan

Baca: Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura 2019 Tanggal 9 - 10 Muharram 1441 H, Keutamaan, Doa Buka

Baca: Rekrut Lagi Pemain Naturalisasi, PSM Bersaing Bali United. 9 Klub Nihil Naturalisasi, Siapa Saja?

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Beredar Contoh Soal CPNS 2019 & PPPK/P3K: Lengkap Syarat, Cara Pendaftaran dan Besar Gaji Terbaru

Baca: Dulu Artis Cantik Seksi Ini Hampir Jual Diri Demi Anak, Kabarnya Kini Jauh dari Sorotan Kamera

Baca: Dibimbing Ustaz Felix SIauw, Marcella Simon Sahabat Cut Meyriska Jadi Mualaf, Ini Profilnya

Baca: Blak-blakan Mia Khalifa Beberkan Alasan Jadi Bintang Film Porno, Ini Pekerjaanya setelah Pensiun

Baca: Waspada Ajukan Pinjaman Online, Terbaru OJK Tutup 123 Fintech Ilegal, Ini Daftarnya

Baca: Bahagia Kakaknya Muallaf, Tak Pernah Memeluk Selama 35 Tahun, Ini Profil Ustaz Felix Siauw

Baca: Nikita Mirzani Akui Pernah Dibuat Menangis Elza Syarief Meski Sudah Permalukan Musuh Hotman Paris

Baca: 8 Alasan Ini Buktikan Cara Kamu Bermain Mobile Legends Asal-asalan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved