Komitmen Entaskan Aksara, Bunda PAUD Teken MoU di Karebosi
Diantara peserta yang hadir adalah para Bunda PAUD se-Sulsel, yang dipimpin langsung Liestiaty Fachrudin.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
"Nilai ini diajarkan secara turun-temurun oleh orang tua kita untuk membentuk karakter kita bersama," sebutnya.
Nella Kharisma Rilis Lagu Andre Taulany Mungkinkah Versi Koplo, Ini Profilnya, Pelantun
Ismak Jaring Aspirasi Pengusaha Muda di Taman
Ini Penjelasan Irwan Ade Saputra Soal Deng Ical Lamar PDIP di Hari Ketiga
Ia yakin, dengan menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, maka bisa menciptakan keharmonisan dan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.
Ini juga dapat diterapkan di era yang serba menggunakan teknologi.
Misalnya dengan sosial media untuk menyebarkan berita yang baik dan termasuk dalam memerangai penyebaran berita hoaks.
"Inilah tantangan literasi pada abad 21 yang lebih dari kemampuan baca, tulis dan hitung.
Literasi yang berdasar budaya luhur, saling menghargai, menyebarkan kebaikan dan kritis menerima setiap informasi yang kita terima," ujarnya. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-pkk-sulsel-liestiaty-fachrudin-di-acara-aksara.jpg)