SD 5 Lembang Cina Bantaeng Ikuti Lomba Budaya Mutu
Kegiatan itu digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Dan diikuti beberapa sekolah termasuk dari Pare-par
Penulis: Nurwahidah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNBANTAENG.COM, BENTAENG-SDN 5 Lembang Cina Kabupaten Bantaeng mengikuti Lomba Budaya Mutu (LBM) Sekolah Dasar (SD) Tingkat Nasional di SDN 5 Lembang Cina, Kamis (5/9/2019).
Kegiatan itu digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Dan diikuti beberapa sekolah termasuk dari Pare-pare.
Berubah Status, Ini Program Pembinaan Lapas Mamasa Bagi Warga Binaan
Veronica Koman Diburu Interpol PascaKerusuhan Papua, Prabowo Subianto Mantan Sandiaga Ikut Bicara
KPID Sulbar Dorong LPB Jalin Kontrak Kerja Dengan Provider, Ini Alasannya
Bandingkan Gaya Syahrini Istri Reino & Maia Estianty Naik Jet Pribadi Urusan Suami hingga Tas Mewah
Pembukaan Lahan Akibatkan Kebakaran di Baruppu Toraja Utara
Dihadiri Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin, Kepala SDN 5 Lembang Cina Sitti Hartati,
Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, M Basri, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris, dan undangan lainnya.
Hartati berharap semoga sekolah yang dipimpinnya dapat bersaing dengan sekolah lain di Indonesia, untuk kemudian dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik.
"Semoga membawa angin segar ke tingkat nasional buat kami dan Kabupaten Bantaeng," tuturnya.

Dia mengatakan bahwa jika Pemerintah Kabupaten Bantaeng mendukung penuh terhadap kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Saat ini kondisi sekolah berstatus Sekolah Dasar Rujukan (SDR) itu, dimana dihuni ratusan murid dari kelas 1 hingga kelas 6.
"Kami sampaikan jumlah siswa kami 480 orang dengan 18 rombongan belajar. Paling utama yang kita laksanakan di SD 5 Lembang Cina adalah penguatan karakter anak-anak didik kita,"tuturnya. (*)
Warga Loka Bantaeng Mulai Sulit Dapatkan Air Bersih
Kekeringan yang terjadi kini mulai dirasakan warga Loka, Desa Bt Marannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Pasalnya Sungai Tino yang digunakan warga sebagai sumber mata air, kini mulai berkurang.
Wabup Gowa Sebut Pengeroyok Guru Mesti Ditindak Tegas
Kades Cantik di Luwu Utara Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Dana Desa
Profil, Foto & Jejak Digital Veronica Koman Tersangka Kasus Papua, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Gedung SMAN 1 Makassar Nyaris Roboh, Aula Hingga Lab Disulap Jadi Ruang Belajar
Inikah Alasan Jokowi Belum Mau ke Papua Pasca Kerusuhan? Mahfud MD Bongkar Perangai Pejabat Papua
Apalagi beberapa petani aktif mengambil air di lokasi tersebut, untuk menyiram tanaman di kebun.
Kendati, di sumur tersebut banyak selang atau pipa untuk mengaliri rumah warga. Jikapun air mengalir hanya pada malam hari.
Salah satu warga Abi mengatakan bahwa, jadi warga setempat mulai kesusahan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
