Tahanan Lapas Mamasa Kedapatan Kerja Proyek, Diduga Membayar Agar Diizinkan Keluar

Menurut sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya, Kalapas Mamasa melakukan pungutan bagi warga binaan atau tahanan

Tahanan Lapas Mamasa Kedapatan Kerja Proyek, Diduga Membayar Agar Diizinkan Keluar
semuel/tribunmamasa.com
Kalapas Kelas III Mamasa, H Sudirman Azis 

"Kalau disebutkan ada tahanan yang bayar kalau izin keluar, itu tidak ada," terangnya.

Yang ada, kata dia, adalah asimilasi. Asimilasi ini menurutnya bagian dari pembinaan.

Ia menjelaskan, asimilasi yang dimaksud yaitu mempekerjakan warga binaan di luar lapas.

Hasil yang diperoleh warga binaan mendapat pemotongan 50 persen. Yakni 50 persen untuk warga binaan dan 50 persen untuk kantor.

"50 persen itu, ada lagi setoran ke kas negara," tuturnya.

Ia menegaskan, soal tudingan ada pungutan bagi tahanan yang hendak keluar, itu tidak benar.

"Kalau mereka bayar baru diizinkan keluar, saya kira itu tidak ada," tegasnya.

Tambang Galian C Marak di Mamasa, Pemkab Dinilai Pembiaran

Sejak beberapa tahun belakangan, eksplotasi terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menjadi marak.

Ada beberapa titik eksploitasi lingkungan hidup di Mamasa yang dilakukan pelakau usaha tambang galian c.

Halaman
1234
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved