Korban Penggusuran di Sengkang Belum Pernah Dapat Bantuan Pemerintah
Begitulah yang dirasakan pasangan senja yang tinggal di antara rumah-rumah mewah di Jl Bau Mahmud Sengkang, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Ansar
TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Hidup di atas tanah orang membuat Joni Paiming (60) dan Murni (50) selalu was-was sewaktu-waktu bakalan digusur pemilik tanah.
Begitulah yang dirasakan pasangan senja yang tinggal di antara rumah-rumah mewah di Jl Bau Mahmud Sengkang, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Hal tersebut pernah dialaminya, bertahun silam ketika sang pemilik tanah hendak membangunkan sebuah bangunan di atas tanah yang ditempati Joni dan istrinya.
Wujudkan Program Industri Tanpa Cerobong Asap, Camat Bacukiki Barat Lakukan ini
Ikke Nurjanah Terbaring dan Harus di Operasi, Sakit Apa? Ini Penjelasan, dan Profilnya
Buka SKBKT dan BBKT Kabupaten Toraja Utara, Ini Harapan Wabup Yosia
Dia terpaksa berkemas dan kembali membangun gubuk tak jauh dari lokasi rumahnya yang digusur, tapi tetap di tanah milik orang.
"Di mana mau tinggal? Kalau disuruh lagi oergi yah kita pergi, ini karena cuma belas kasihan pemilik tanah," kata Joni, saat ditemui beberapa waktu lalu.
Joni Paiming tak lagi bekerja. Asma akut yang menyerangnya membuat dirinya kesulitan untuk melanjutkan kerjaannya sebagai buruh bangunan.
Wujudkan Program Industri Tanpa Cerobong Asap, Camat Bacukiki Barat Lakukan ini
Ikke Nurjanah Terbaring dan Harus di Operasi, Sakit Apa? Ini Penjelasan, dan Profilnya
Buka SKBKT dan BBKT Kabupaten Toraja Utara, Ini Harapan Wabup Yosia
Sementara, istrinya Murni, tak bisa berbuat banyak, apalagi pasca dirinya kecelakaan.
Dirinya hanya bergantung kepada enam anaknya yang telah menyebar mencari penghidupan yang layak.
"Kadang anak-anak yang kasi, tidak ada bantuan dari pemerintah sama sekali," kata Joni.
Sebelumnya, At-taubah Channel Peduli Sengkang, yang merupakan wadah penyalauran sedekah bagi para donatur dan dermawan menyambangi keduanya melalui 'Sedekah Jumat', Jumat (30/8/2019) lalu.(TribunWajo.com)
Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penggusuran-lapak-pedagang-di-sepanjang-jalan-trans-sulawesi-di-pusat-perkotaan-majene.jpg)