Proyek Bedah Rumah di Desa Kahayya Bulukumba Diduga Bermasalah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran bedah rumah untuk 18 unit itu, sebesar Rp518 juta, pengerjaannya dimulai sejak 2018 lalu.

Proyek Bedah Rumah di Desa Kahayya Bulukumba Diduga Bermasalah
Syamsul Bahri/Tribun Timur
Salah satu rumah warga di Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale mendapat program rehab. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Proyek bedah rumah di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, diduga bermasalah.

Pasalnya, pembangunan yang menggunakan Anggaran Bantuan Dana Desa (BDD) itu belum rampung hingga saat ini.

Warga Protes Pembangunan Gedung Puskesmas Mandai, TP4D Dinilai Tidak Maksimal

Musim Kemarau, Luas Tambah Tanam Padi Sumsel Optimis Capai 200.000 Hektare

10 Cafe Dirazia dan Disegel Tim Gabungan Sidrap

3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu Polisi dan Interpol

Lowongan Kerja BUMN - PT Industri Kereta Api, Lulusan S1, Cek Syarat & Batas Daftar Online di Sini!

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran bedah rumah untuk 18 unit itu, sebesar Rp518 juta, pengerjaannya dimulai sejak 2018 lalu.

Kepala Desa Kahayya, Abdul Rahman, beberapa waktu lalu, mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan BPD, proses pengerjaan hampir rampung, tinggal menyisakan dua unit rumah untuk diselesaikan.

Hanya saja, ia tidak memberikan pejelasan secara rinci penyebab keterlambatan pengerjaan proyek tersebut.

"Iya betul ada 18 unit, saat itu bertepatan periode saya selesai, bisa langsung tanya ke pak sekretaris karena dia pelaksananya," jelasnya.

Sekretaris Desa Kahayya, Iswadi, membenarkan adanya pekerjaan bedah rumah yang merupakan anggaran BDD sebesar Rp 500 juta lebih.

Ada 18 unit yang masuk dalam program bedah rumah. Adanya keterlambatan pekerjaan karena kurangnya pasokan kayu.

"Jadi sisa satu unit, dan ini sudah mau selesaimi pekerjaanya. Kayunya kita beli dari warga yang ada disini juga," jelasnya melalui telepon.

Keterlembatan pekerjaan, kata dia, lantaran bertambahnya jumlah pemakaian kayu, dalam RAB hanya 38 kubik, namun pemakaian sudah di atas 40 kubik.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved