3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu Polisi dan Interpol

3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu Polisi dan Interpol

3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu Polisi dan Interpol
Tribunnews.com
3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu Polisi dan Interpol 

3 Fakta Veronica Koman: Aktivis, Lahir di Medan, Pengacara HAM yang Kini Diburu polisi dan Interpol

TRIBUN-TIMUR.COM - Aparat kepolisian terus mencari dan memburu penyebab serta dalang dibalik kerusuhan yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu.

Kabar terbaru terkait kerusuhan di Papua mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian telah menetapkan tersangka.

Melansir dari Antaranews.com Selasa (3/9/2019), Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan kasus kerusuhan di Papua dipicu dari penyebaran berita hoax melalui media sosial.

Di mana kepolisian mencekal tujuh orang yang terkait dengan dugaan kasus ujaran rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Jalan Kalasan, Surabaya.

Veronica Koman Tersangka Makar Papua Begini Profil dan Sepak Terjangnya, Pernah Ikut Hina Jokowi

Beraninya Veronica Koman, Sudah Tersangka Kasus Papua Masih Berkicau Ini Profil dan Foto-fotonya

Profil, Foto & Jejak Digital Veronica Koman Tersangka Kasus Papua, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

"Ada tujuh orang yang kami cekal, termasuk seorang tersangka. Pencekalan ini bertujuan untuk kepentingan penyidikan kasus rasialisme tersebut," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

Usai penetapan tersangka pada Tri Susanti, polisi juga menetapkan status tersangka pada Samsul Arifin (SA) yang juga terlibat dalam aksi ujaran rasis di AMP Surabaya.

SA ditetapkan sebagai tersangka usai bukti ujaran rasisnya pada mahasiswa Papua di AMP diperoleh dari keterangan saksi-saksi serta hasil uji laboratorium forensik.

LINK Simulasi CAT BKN untuk Persiapan Seleksi CPNS 2019, Pelajari Bocoran Materi SKD dan SKB

Dua tersangka itu pun resmi ditahan di Mapolda Jatim.

Kini dikabarkan Gridhot dari cuitan di Twitter melalui akun David Lipsan polisi kembali menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka.

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved