Turis Asal New Zealand Lepas Tukik di Kampung Penyu Selayar

Mereka sangat mengagumi keindahan indonesia terkhusus ketika berkesempatan mengunjungi wisata bahari kampung penyu Selayar, yang memiliki keindahan pa

Turis Asal New Zealand Lepas Tukik di Kampung Penyu Selayar
Firman
Sedikitnya 34 turis mancanegara asal Asal New Zealand melakukan pelepasan anak tukik di Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Senin (2/9/2019 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG- Sedikitnya 34 turis mancanegara asal Asal New Zealand melakukan pelepasan anak tukik.

Kegiatan itu dilaksanakan di Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Senin (2/9/2019).

RR-BPBD Kota Makassar Bantu Korban Kebakaran di Jl Abu Bakar Lambogo

DPC PDIP Mamuju Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020

Ayo Daftar, Granat Maros Cari Duta Anti Narkotika

Update Info CPNS 2019, BKPSDM Tunggu Informasi Kuota CPNS 2019 dari Menpan Bulan Ini

Piala Kemerdekaan Wotu, Kemenangan Madani Atas Indologo Ditentukan Lewat Lempar Koin

Mereka sangat mengagumi keindahan indonesia terkhusus ketika berkesempatan mengunjungi wisata bahari kampung penyu Selayar, yang memiliki keindahan pantai yang terlihat masih alami.

Bahkan ada diantara turis tersebut  mengadopsi tukik kemudian melepasnya ke pantai dengan memberi nama.

"Sangat suka bisa melepaskan tukik, ini benar-benar kesempatan yang sangat bagus dan saya sangat penyayang hewan seperti tukik," ungkap salah satu turis Ross.

Tidak kalah mengesankan saat mereka berkunjung ke wisata budaya dengan melihat kearifan lokal pembuatan kerajinan parang, dan pembuatan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia Selayar.

Sedikitnya 34 turis mancanegara asal Asal New Zealand melakukan pelepasan anak tukik di Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Selayar Senin (2/9/2019
Sedikitnya 34 turis mancanegara asal Asal New Zealand melakukan pelepasan anak tukik di Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Selayar Senin (2/9/2019 (Firman)

Mereka sangat terkesan dan takjub akan budaya kearifan lokal yang masih terjaga sampai sekarang di era modernisasi.

"Indonesia sangat menakjubkan karena indonesia memiliki banyak karya. Biasanya kalau saya ke supermarket hanya membeli makanan jadi, dan beda disini dengan melihat betapa sulitnya proses pembuatan kue tradisional," kata Ross. 

Di Selayar juga kerap oknum nelayan melakukan aksi pengeboman ikan. Aksi ini belum bisa dicegah oleh pemerintah bersama aparat keamanan di daerah itu. (*)

Sudah 15 Tahun Jalanan Rusak di Dongan-dongan Selayar, Warga Miliki Aksi Gotong-royong Perbaikinya

Halaman
123
Penulis: Nurwahidah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved