TERUNGKAP Kebohongan Aulia Kesuma, Dalang Pembunuhan yang Bakar Suami dan Anak Tiri di Sukabumi
TERUNGKAP Kebohongan Aulia Kesuma, Dalang Pembunuhan yang Bakar Suami dan Anak Tiri di Sukabumi
KV bersama Aulia Kesuma membawa dua korban yang diduga sudah tidak bernyawa itu ke wilayah Sukabumi dan membakarnya di dalam mobil.
Sedangkan Aulia berperan dalam membeli bensin.
KV yang menyiramkan bensin pun terkena luka bakar.
Kini, ia dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.
KV mendatangi rumah sakit dengan diantar Aulia Kesuma.
Kepada petugas medis, KV mengaku terluka karena rumahnya kebakaran.

Baca: Zulham Kecewa hingga Debut Maitimo, Darije: Dia Nyanyi di Ruang Ganti
Baca: Mobil di Sajoanging Wajo Dilalap Api, Dibakar Atau Terbakar?
Baca: Berapa Orang Tersangka Korupsi Delapan Kapal Disdik Sulsel? ini Penjelasannya
Sebelumnya diberitakan, dua jasad ditemukan dalam sebuah mobil yang terbakar di Jalan Cidahu Parakansalak, Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kejadian tersebut menghebohkan warga Sukabumi.
Setelah diselidiki pihak kepolisian, kedua korban pembunuhan tersebut adalah ayah dan anak asal Jakarta Selatan, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, M. Adi Pradana alias Dana.
Pembunuhan ayah dan anak tersebut direncanakan oleh Aulia Kesuma alias AK (35) yang merupakan istri muda korban Pupung Sadili.
AK bahkan sampai menyewa 4 eksekutor untuk membunuh suami dan anak tirinya.
Diakui pelaku, ia tega menghabisi suaminya lantaran utang piutang.
Tidak hanya itu, ada rasa sakit hati juga yang dirasakan pelaku.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Daftar Lengkap Nominasi dan Pemenang MTV Video Music Awards 2019, Simak Videonya
Baca: Tiap Tahun Warga Bone Hasilkan 135 Ribu Ton Sampah
Baca: 21.522 Peserta Public Expose Live 2019 Lewat Eebinar BEI, Tercatat Rekor Baru di Dunia
Motif pembunuhan yang diotaki oleh AK diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.
Dikatakan Argo Yuwono, AK terlilit utang dan berniat untuk menjual rumah milik Pupung.