Kepala Desa di Sinjai Diminta Identifikasi Batas Desa Masing-masing

Acara yang berlangsung selama dua hari 27-28 Agustus di buka oleh Asisten I bidang Pemerintahan Setdakab Sinjai Mukhlis Isma mewakili Bupati Sinjai me

Kepala Desa di Sinjai Diminta Identifikasi Batas Desa Masing-masing
Humas Pemkab Sinjai
Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi Delineasi (penggambaran hal penting dengan garis dan lambang) Batas Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sinjai yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Tanassang, Selasa (27/8/2019) pagi 

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI- Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi Delineasi (penggambaran hal penting dengan garis dan lambang) batas desa dan Kelurahan di Kabupaten Sinjai yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Tanassang, Selasa (27/8/2019) pagi.

Acara yang berlangsung selama dua hari 27-28 Agustus di buka oleh Asisten I bidang Pemerintahan Setdakab Sinjai Mukhlis Isma mewakili Bupati Sinjai mendapat apresiasi yang tinggi.

Kenalkan 30 Anggota DPRD Baru Luwu Timur Beserta Perolehan Suaranya

Mahasiswa KKLP STIA Algazali Barru Bantu Korban Kebakaran di Desa Kading

Cerita 5 Negara Pindah ke Ibu Kota Baru, dari Myanmar, Nigeria, Tanzania, Australia, hingga India

Polrestabes Makassar Dipraperadilankan di PN Makassar, Ini Kasusnya

Kadis Tarkim Luwu Minta Kades Jangan Sangkut Pautkan Bantuan ke Politik

Mukhlis mengatakan sosialiasi ini memang sangat penting, khususnya bagi para kepala desa. Selain bisa menambah wawasan serta pengetahuan ke depannya kepala desa di Sinjai juga diharapkan mampu mengindentifikasi batas desa/kelurahan berdasarkan kesepakatan antar desa lain dalam bentuk peta kerja batas wilayah administrasi desa.

“Intinya lewat sosialisasi ini diharapkan proses percepatan penetapan dan penegasan batas wilayah administrasi desa yang telah disepakati serta mendukung tertib administrasi kewilayahan di Sinjai bisa lebih baik dan jelas” katanya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Asisten I, dalam rangka percepatan pembangunan pedesaan tersebut sesuai program pemerintah saat ini, yaitu pembangunan dari pinggiran atau desa, desa mempunyai kewenangan tertentu terikat dengan batas wilayah masing-masing desa.

Pemerintah Kabupaten Sinjai menyambut baik dan mendukung kegiatan Delineasi Batas Desa / Kelurahan yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi Delineasi (penggambaran hal penting dengan garis dan lambang) Batas Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sinjai yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Tanassang, Selasa (27/8/2019) pagi
Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi Delineasi (penggambaran hal penting dengan garis dan lambang) Batas Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sinjai yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Tanassang, Selasa (27/8/2019) pagi (Humas Pemkab Sinjai)

“Penetapan dan penegasan batas Desa / Kelurahan menjadi sangat penting. Ini juga salah satu petunjuk dalam memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas-batas wilayah. Makanya dengan adanya sosialisasi ini akan tercipta tertib administrasi pemerintahan,” tambahnya.

Hal percepatan penataan penegasan batas wilayah di Indonesia memang di landasi dari regulasi yang di buat oleh pemerintah mulai dari Instruksi Presiden hingga Peraturan Menteri Dalam Negeri.

"Jadi ini bagian dari implementasi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, salah satunya Permendagri nomor 45 tahun 2016 tentang pedoman penetapan dan penegasan batas desa, " ungkap

Koordinator Badan Informasi Geospasial (BIG), Dian Suradianto sambil menambahkan metode yang digunakan adalah Metode Kartometrik.

Di Kabupaten Sinjai terdapat sembilan kecamatan. Kabupaten tersebut berbatasan dengan Kabupaten Bone, Kabupaten Gowa, Kabupaten Bulukumba dan Teluk Bone.(*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Kenalkan 30 Anggota DPRD Baru Luwu Timur Beserta Perolehan Suaranya

Mahasiswa KKLP STIA Algazali Barru Bantu Korban Kebakaran di Desa Kading

Cerita 5 Negara Pindah ke Ibu Kota Baru, dari Myanmar, Nigeria, Tanzania, Australia, hingga India

Polrestabes Makassar Dipraperadilankan di PN Makassar, Ini Kasusnya

Kadis Tarkim Luwu Minta Kades Jangan Sangkut Pautkan Bantuan ke Politik

Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved