Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aktivitas HMI Demo ‘September Gelap’ di Tugu Bambu Sinjai Bersatu

Massa aksi membawa selebaran serta poster tuntutan sekaligus menyuarakan penuntasan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)

|
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Muh Ainun Taqwa
DEMO MAHASISWA - Unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Syafi’i Ma’arif Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai di Tugu Bambu Sinjai (30/9/2025). Aksi unjuk rasa dengan isu “September Kelam” ini berlangsung lancar yang dikawal 61 personel Polres Sinjai. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Syafi’i Ma’arif Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai gelar demonstrasi, Senin (30/9/2025).

Aksi ini digelar dalam rangka bertajuk ‘September Gelap’ dipusatkan di Tugu Bambu Sinjai Bersatu, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai

Pantauan Tribun-Timur.com, belasan massa aksi berorasi secara bergantian.

Mereka membakar ban bekas dan memblokade jalan Persatuan Raya.

Polisi juga mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat aksi di titik keramaian tersebut.

Massa aksi membawa selebaran serta poster tuntutan sekaligus menyuarakan penuntasan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dinilai belum mendapat keadilan.

“September Gelap sebuah momentum refleksi terhadap berbagai tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Indonesia,” kata salah seorang peserta aksi, Nizam dalam orasinya.

Baca juga: Aktivis HMI Asri Tadda Komandoi Partai AKsi Rakyat, Loyalis Anies Siap Tempur di 2029

Nizam menyebut sejumlah catatan sejarah kelam bangsa yang harus dituntaskan oleh negara.

‎Diantaranya, pembantaian 30 September 1965, tragedi Tanjung Priok 19 September 1984, pembunuhan aktivis HAM Munir, reformasi yang dinilai dikorupsi.

Selanjutnya penuntasan seluruh kasus pelanggaran HAM berat, penyelesaian berbagai kasus hukum yang mangkrak, hentikan tindakan represif terhadap massa aksi.

“Negara harus hadir memberi keadilan bagi korban dan keluarga korban,” ujarnya.

Aksi berlangsung dengan pengawalan puluhan aparat kepolisian setempat.

‎‎Aksi ini berlangsung kondusif meski sempat memacetkan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“61 personel Polres Sinjai dikerahkan kawal aksi ini sesuai surat perintah Kapolres Sinjai,” kata Kasat Samapta Polres Sinjai, AKP Herman ditemui di lokasi aksi.

Petugas berasal dari gabungan satuan fungsi Polres Sinjai dan Polsek Sinjai Utara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved