Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai Mulai Beroperasi, Sasar Anak Prasejahtera

Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai mulai beroperasi. Menyasar anak prasejahtera, sekolah ini terintegrasi dan diasramakan.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
dok. Rahmat Surianto
SEKOLAH RAKYAT - Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai, Rahmat Surianto. Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai mulai beroperasi sejak (29/9/2025). Sekolah ini menerima 100 siswa, masing-masing 50 untuk jenjang SD dan 50 untuk SMP. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai mulai beroperasi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sinjai berjarak sekitar 185 kilometer dari Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulsel.

Perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam,

Kepala Dinas Sosial Sinjai, Andi Muh Idnan, menjelaskan sekolah tersebut merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Sementara, belajar mengajar berlangsung di Gedung SMPN 19 Sinjai, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe.

“Insya Allah, tahun depan akan dibangun gedung permanen di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara,” kata Idnan kepada Tribun Timur, Selasa (30/9/2025).

Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Baca juga: 4 Rumah Panggung Terbakar di Lappa Sinjai, Satu Ludes

“Gedung SMPN 19 Sinjai ini menjadi rintisan Sekolah Rakyat dengan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai,” ujarnya.

Sekolah ini secara khusus menyasar anak-anak tercatat dalam desil 1 dan desil 2 Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Desil 1 merupakan kelompok 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 2 adalah kelompok 10 persen berikutnya.

“Jadi memang sekolah rakyat ini diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu,” katanya.

Pada tahap awal, Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai menerima 100 siswa, masing-masing 50 untuk jenjang SD dan 50 untuk SMP.

Para siswa telah melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan, serta mulai masuk asrama pada hari pertama.

“Hari ini siswa dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan belajar mengajar secara resmi,” katanya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai, Rahmat Surianto, menjelaskan sekolah ini menampung total 100 siswa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sinjai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved