Dinas Sosial Sinjai Sudah Tangani Manika Perempuan Sebatangkara

Warga tersebut berada di Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan yang tinggal di sebuah gubuk reyot.

Dinas Sosial Sinjai Sudah Tangani Manika Perempuan Sebatangkara
Salih
Rumah Manika di Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai 

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI-Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan sementara menangani seorang warga sebatangkara bernama Manika (70) .

Warga tersebut berada di Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan yang tinggal di sebuah gubuk reyot.

Sampo Mobil Hanya Rp 14.900 di Lotte Mart

Hadir di Makassar, Indra Sjafri Sindir Pemain Asing

Zulkifli Hasan : Pilpres Telah Selesai, Jangan Lagi Ada yang Baper

2 Link Live Streaming Man United vs Crystal Palace - Sorotan ke Paul Pogba Liga Inggris Live MolaTV

Yuk Daftar Kompetisi Stand Up Battle Indonesia 2019 di Kota Makassar, Begini Caranya

“ Masalah itu sudah kita tangani. Tinggal menunggu pengurusan kelengkapan berkas administrasinya saja,” kata Kepala Dinas Sosial Sinjai, Muh Irvan, Jumat (23/8/2019).

Terkait kondisi tempat tinggalnya yang tidak layak, pihaknya pun masih sementara melakukan pendataan.

" Saya sudah sampaikan ke teman-teman pendamping baik tenaga pendamping lansia maupun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sinjai Selatan untuk segera di data. Teknisnya nanti kita simpulkan yang jelas perhatian mengenai hal-hal seperti ini sudah bagian dari tanggungjawab pemerintah,” katanya dalam rilisnya yang diterima Tribun. 

Irvan mengaku pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Manika, warga sebatangkara di Cammeru, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai
Manika, warga sebatangkara di Cammeru, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai (Dok Salih)

Langkah tersebut, Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat kurang mampu.

” Sekarang yang bersangkutan sudah didata selanjutnya dilakukan pengurusan mulai dari KTP dan BPJS. Selain itu akan dilakukan pengecekan apakah sudah pernah menerima bantuan jaminan sosial lainnya atau belum,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan nasib Manika, warga Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu tidak mendapat perhatian pemerintah.

“ Berdasarkan laporan yang kami terima sebenarnya pihak pemerintah desa sudah membantu. Bahkan melalui ADD pemerintah desa mengeluarkan anggaran sebesar Rp 10 juta untuk anggaran perbaikan. Termasuk atap seng yang sudah di siapkan bahkan telah terpasang namun belakangan di bongkar oleh Manika," katanya.

Atas aksi Manika membuat aparat desa di Talle bingung memahami Manika. Dan kondisi Manika saat ini kembali terungkap setelah natizen di Sinjai mempostingnya di media sosial. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sampo Mobil Hanya Rp 14.900 di Lotte Mart

Hadir di Makassar, Indra Sjafri Sindir Pemain Asing

Zulkifli Hasan : Pilpres Telah Selesai, Jangan Lagi Ada yang Baper

2 Link Live Streaming Man United vs Crystal Palace - Sorotan ke Paul Pogba Liga Inggris Live MolaTV

Yuk Daftar Kompetisi Stand Up Battle Indonesia 2019 di Kota Makassar, Begini Caranya

Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved