OPINI
OPINI: Upacara 17 Agustus Bukan Kemerdekaan Golongan Tertentu
Hingga kini, upacara yang diselenggarakan dalam setiap 17 Agustus yang merupakan hari memperingati kemerdekaan Indonesia.
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kemerdekaan Negara Republik Indonesia adalah kemerdekaan untuk semua.
Bukan hanya sekadar bebas dari penjajah. Tetapi lebih dari itu.
Indonesia perlu memberikan keadilan bagi seluruh rakyatnya.
Hingga kini, upacara yang diselenggarakan dalam setiap 17 Agustus yang merupakan hari memperingati kemerdekaan Indonesia.
Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Czi Hiras M S Turnip Berganti
Peringati HUT RI ke-74, TKIT dan SDIT Nur Miyazaki Gelar Berbagai Lomba
Bantaeng Festival Day Resmi Ditutup, Kadis Prawisata: Terimakasih Tribun Timur
Belum sepenuhnya memberikan ruang khusus bagi masyarakat biasa untuk turut mengambil andil.
Namun, secara umum lapangan upacara bendera hanyalah disiapkan untuk golongan tertentu.
Golongan itu seperti pejabat, pegawai dan anak sekolah.
Bukankah keadilan adalah hal yang sangat diprioritaskan di negara ini?.
Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Czi Hiras M S Turnip Berganti
Peringati HUT RI ke-74, TKIT dan SDIT Nur Miyazaki Gelar Berbagai Lomba
Bantaeng Festival Day Resmi Ditutup, Kadis Prawisata: Terimakasih Tribun Timur
Ketika terjadi hal yang demikian, bukankah justru memberikan ketidakadilan bagi masyarakat biasa.
Mereka juga hendak melaksanakan upacara layaknya orang-orang yang memang diberi ruang.
Hal sekecil inilah yang perlu dipikirkan.
Karena keadilan tidak hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu. Melainkan untuk semua golongan.
Ditulis: Wiranti, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wiranti-mahasiswa-fakultas-hukum-universitas-hasanuddin.jpg)