Fakta-fakta Sidang Hak Angket Bukan Temuan Hukum, Ini Penjelasan KPK

Hal tersebut disebutkan oleh Kordinator Korsupgh KPK Wilayah Sulawesi, Dwi Aprilia Linda, Selasa (13/8/2019).

Fakta-fakta Sidang Hak Angket Bukan Temuan Hukum, Ini Penjelasan KPK
saldy/tribuntimur.com
Koordinator Korsupgah Wilayah Sulawesi, Dwi Aprilia Linda 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Fakta-fakta persidangan yang berlangsung dalam Hak Angket DPRD Sulsel tidak bersifat temuan hukum.

Hal tersebut disebutkan oleh Kordinator Korsupgh KPK Wilayah Sulawesi, Dwi Aprilia Linda, Selasa (13/8/2019).

Linda menyebutkan hal ini juga telah ia sampaikan kepada Pansus DPRD Sulsel, saat melakukan audiens di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

"Kalau rekomendasi KPK secara hukum tidak ada. Kita juga tidak bisa lakukan pendalaman, lantaran tidak adanya aduan dan dokumen untuk syarat pendalaman kasus," ujar Linda.

Mengenal Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD dengan Kendaraan Parpol Berbeda

Pelanggan Indihome Wilayah KTI Kini Capai 500 Ribu

Ilham Azikin Road Captain Touring Honda PCX di Bantaeng Festival Day

Ia mengatakan sejumlah pertanyaan dilayangkan Pansus di kantor rasuah itu, diantaranya soal pencopotan pejabat Pemprov Sulsel.

Juga pembentukan pokja pengadaan barang dan jasa, serta aturan mengenai paket penunjukan langsung (PL).

Terkait dengan rekomendasi pencopotan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) eselon II, itu dibenarkan oleh Linda.

KPK merekomendasikan ke Gubernur untuk mencopot pejabat yang di indikasi melakukan tindakan yang berlawanan hukum.

"Memang ada berapa pejabat yang direkomendasikan untuk diberikan sanksi," ujarnya.

Menurut dia, sanksi yang diberikan oleh oknum pimpinan OPD itu atas dasar laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat atas trmuan penyalahgunaan keuangan daerah.

Mengenal Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD dengan Kendaraan Parpol Berbeda

Pelanggan Indihome Wilayah KTI Kini Capai 500 Ribu

Ilham Azikin Road Captain Touring Honda PCX di Bantaeng Festival Day

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved