Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Fakta-fakta Driver Ojek Online Tewas Mengenaskan, Pernah Buat Laporan KDRT, Benarkah Dibunuh Istri?

Diketahui identitas mayat tersebut, yakni Darwin Susanto yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online.

Editor: Anita Kusuma Wardana
Kompas.com
Fakta-fakta Driver Ojek Online Tewas Mengenaskan, Pernah Buat Laporan KDRT, Benarkah Dibunuh Istri? 

2. Banyak Luka di Kepala

Kasat Reskrim Polres Madiiun AKP Logos Bintoro mengatakan, dari pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah luka di jenazah kepala driver ojek online Darwin Susanto ( 35).

Darwin ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakan yang berada di Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (11/8/2019) malam.

"Saat ditemukan kepalanya banyak luka dan berlumuran darah," jelas Logos, saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019).

Polisi juga menemukan banyak bercak darah di tembok dekat jenazah korban tergeletak. 

3. Istri Mendadak Hilang

Penyidik Polres Madiun mencari istri Darwin Susanto, driver ojek online (ojol) yang ditemukan tewas mengenaskan di Caruban, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, saat jenazah Darwin ditemukan, istri korban tidak berada di rumah kontrakan.

Sampai saat ini pihaknya masih mencari tahu keberadaan istri Darwin.

"Salah satunya kami fokus cari istri korban," kata Ruruh, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (12/9/2019).

Pantuan Kompas.com di akun grup Facebook info lantas lantas dan kriminal caruban, Madiun, netizen ramai memperbincangkan istri korban yang dituduh sebagai pelaku pembunuhan.

Baca: Sopir Ojek Online Ditemukan Tewas Mengenaskan, Polisi Cari Istri dan Anak Korban, Kemana?

Baca: Perwira Polisi Dipecat Gegara Jadi Tukang Ojek, Absen Sejak Jabat Wakapolsek Demi Penghasilan Segini

Baca: Aniaya Driver Ojek Online, JPU Limpahkan Berkas 4 Tersangka ke Pengadilan Besok

4. Korban Pernah Laporkan Istri ke Polisi

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, sebelum ditemukan tewas, driver ojek online (ojol) Darwin Susanto pernah dua kali membuat laporan terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan istrinya.

Namun, saat itu bukti yang ditemukan minim.

"Saat ini kami fokus dulu pengungkapan kasus tewasnya korban," ujar Ruruh, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (12/9/2019).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved