Aniaya Driver Ojek Online, JPU Limpahkan Berkas 4 Tersangka ke Pengadilan Besok

Pelimpahan ini setelah berkas surat dakwaan telah dirampungkan dan siap untuk dibacakan JPU pada sidang perdana mendatang.

Aniaya Driver Ojek Online, JPU Limpahkan Berkas 4 Tersangka ke Pengadilan Besok
Hasan Basri/Tribun Timur
JPU Cabang Kejari Pelabuhan Makassar Muhit 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar mengagendakan pelimpahan berkas perkara tersangka pengeroyokan atau penganiayaan Driver Ojek Online (Ojol), ke Pengadilan Negeri Makassar, Senin (15/07/2019), besok.

Pelimpahan ini setelah berkas surat dakwaan telah dirampungkan dan siap untuk  dibacakan JPU pada sidang perdana mendatang. 

DP Pelaku Pembunuh PNS Kemenag Bandung Berbohong Soal TKP Pembunuhan

TRIBUNWIKI: Wendi Cagur Sudah Lebih dari Sepuluh 10 Tahun Berkarier Sebagai Pelawak, Ini Profilnya

"Insya Allah Senin (besok), kami limpahkan ke pengadilan," kata JPU Cabang Kejari Pelabuhan Makassar, Muhit Nur kepada Tribun, Minggu (14/07/2019).

Tapi Muhit belum memastikan kapan sidang perdana dimulai. Jadwal persidangan nantinya baru ditentukan setelah berkas resmi diserahkan dan diagendakan oleh pihak Pengadilan.

Diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan ini terjadi
sekitar Mal Panakukang dan Panakkukang Square, Panakukkang, Makassar, Senin (13/5/2019) petang.

Kejadian bermula saat beberapa juru parkir mendatangi para driver ojol yang nongkrong dan menunggu penumpang di lokasi parkiran Mal Panakukkang.

JPU Cabang Kejari Pelabuhan Makassar Muhit
JPU Cabang Kejari Pelabuhan Makassar Muhit (Hasan Basri/Tribun Timur)

Disaat itulah, jeributan tak terhindarkan, bahkan dua kelompok ini berkejaran sampai masuk ke dalam mal hingga buat penggunjung panik dan berhamburan ke luar mal.

Imbas dari kejadian ini, ratusan driver ojol melakukan penyisiran di sekitar MP, mulai dari terowongan MP, Jl Pandang Raya, sampai ke Pasar Segar (PS) Pengayoman untuk mencari jukir pelaku pengeroyokan.

Driver ojol membawa balok, bambu, besi hingga menggenggam batu saat mencari para juru parkir.

Muhit menyampaikan untuk empat tersangka tersebut saat ini mendekam di  Rumah Tahanan Gunung Sari Makassar. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved