Sesar Matano Aktif, Warga Luwu Timur Harus Diajari Tanggap Gempa

Gempa diakibatkan aktifnya Sesar Matano yang sangat perlu diwaspadai oleh warga Bumi Batara Guru.

Sesar Matano Aktif, Warga Luwu Timur Harus Diajari Tanggap Gempa
ivan/tribunlutim.com
Indahnya pemandangan dari komplek perkantoran Pemkab Luwu Timur, Jl Andi Hasan Opu To Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan. Luwu Timur sering diguncang gempa akibatnya aktifnya Sesar Matano. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur diimbau memberi pemahaman dini kepada masyarakat terkait tanggap gempa.

Seperti disampaikan anggota DPRD Luwu Timur, Herdinang saat rapat paripurna belum lama ini.

Imbauan itu menyusul wilayah Kabupaten Luwu Timur kerap dilanda gempa bumi dibanding wilayah lain di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Gempa diakibatkan aktifnya Sesar Matano yang sangat perlu diwaspadai oleh warga Bumi Batara Guru.

Herdinang mengatakan ancaman gempa perlu disikapi serius pemerintah kabupaten (pemkab).

"Saatnya masyarakat tahu bahwa di sekitar kita ada ancaman serius," kata Herdinang.

Masyarakat, kata dia, perlu mendapat pemahaman dini untuk menghadapi jika takdir (gempa) itu datang.

BPBD perlu melakukan antisipasi dini minimal memberi pemahaman kepada masyarakat.

"Tentang cara menghindar ketika takdir (gempa) itu datang," tuturnya.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved