Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Soal Aksi Razia Buku-buku Marxisme dan Leninisme, Polda Sulsel Akan Lakukan Ini

"Sikapi aksi suiping oleh sejumlah orang, kami akan selidiki ini," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Senin (5

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Syamsul Bahri
Darul Amri/Tribun Timur
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel segera menyelidiki, peredaran buku-buku diduga beraliran Marxisme dan Komunisme.

"Sikapi aksi suiping oleh sejumlah orang, kami akan selidiki ini," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2019) pagi.

Dilecehkan saat Jadi Office Boy, Siapa Sangka Nurul Atik Kini Kaya Raya Saingan dengan Hotman Paris

2000 Kubus Penahan Ombak di Desa Rajuni Selayar Tidak Dipasang

Seperti diketahui, Sabtu (3/8/2019) ada sejumlah kelompok melakukan razia buku-buku Marxisme, Leninisme dan Komunis di sejumlah gerai buku di mal-mal Makassar.

Pasalnya, ratusan buku-buku yang diduga beraliran kiri atau Komunis itu dilarang oleh kelompok tersebut, karena telah membawa paham sesat terhadap masyarakat umum.

Untuk itu, pihak Polda Sulsel mengimbau agar masyarakat yang menemukan buku-buku tersebut agar memberitahukan Polda agar dilakukan tindakan hukum lebih lanjut.

Ayah Ungkap Tanggal Nikah Cut Meyriska dan Roger Danuarta, Kapan? Akhirnya Beri Restu Karena Hal Ini

TRIBUNWIKI: Berikut 5 SD Negeri di Kecamatan Manggala Makassar

"Jika memang ada masyarakat temukan buku-buku tersebut agar memberitahukan ke kami, tentu kami akan menyelidiki buku-buku tersebut nanti," jelas Kombes Dicky.

Lanjut Dicky, untuk mendalami beredarnya buku-buku itu. Polda akan minta pendapat dari ahli, apakah buku-buku yang dijual itu sebarkan ajaran komunisme atau tidak.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Darul Amri/Tribun Timur)

"Tentu kami akan meminta penjelasan dari para ahli terkait buku-buku tersebut. Kami (Polda) juga akan kerjasama dengan pihak yang menjual buku itu," tambah Dicky.

Seperti diketahui, Marxisme atau paham Karl Marx, ialah paham dari seorang filsuf yang menyusun sejumlah pandangan soal sistem sosial, sistem ekonomi dan politik.

Sedangkan, Leninisime ialah bagian teori politik organisasi, demokratis suatu politik revolusioner dan pencapaian demokrasi kediktatoran proletariat dan sosialisme. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Dilecehkan saat Jadi Office Boy, Siapa Sangka Nurul Atik Kini Kaya Raya Saingan dengan Hotman Paris

2000 Kubus Penahan Ombak di Desa Rajuni Selayar Tidak Dipasang

Minimalisir Hoax, HMI Cabang Sidrap Gelar Pelatihan Jurnalistik

Ayah Ungkap Tanggal Nikah Cut Meyriska dan Roger Danuarta, Kapan? Akhirnya Beri Restu Karena Hal Ini

TRIBUNWIKI: Berikut 5 SD Negeri di Kecamatan Manggala Makassar

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved