Aksi Warga Binaan Lapas Polewali Meriahkan Panggung PIFAF 2019

Malam kedua pementasan Tahunan Polewali International Folk and Art Festival (PIFAF) berlangsung begitu semarak, Jumat (2/8/2019) malam.

Aksi Warga Binaan Lapas Polewali Meriahkan Panggung PIFAF 2019
Humas PIFAF
Sanggar Boyang Malaqbiq Lapas Polewali tampil di panggung PIFAF 2019, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Malam kedua pementasan Tahunan Polewali International Folk and Art Festival (PIFAF) berlangsung begitu semarak, Jumat (2/8/2019) malam.

Malam kedua ini tiga delegasi negara luar yakni Ekuador, Timor Leste dan Slovakia tampil di panggung pentas utama di Sport Centre Polewali.

Sejumlah sanggar seni lokal juga ikut mementasnya kesenian.

Baca: Dua Dokter di Puskesmas Malunda Majene Mengundurkan Diri, Ini Masalahnya

Baca: Stand Ekspo Solidaritas Konservasi Alam Sulbar Sajikan Edukasi Masyarakat

Baca: Industri Manukafaktur Triwulan II di Sulbar Menurun, Ini Penyebabnya

Tak mau ketinggalan, Sanggar Boyang Malaqbiq Lapas Polewali juga memeriahian panggung utama.

Sanggar Boyang Malaqbiq yang terdiri dari 16 warga binaan menampilkan tari kreasi tradisional 'Pakacapi Towaine'.

Warga binaan tersebut tampil dengan busana kuning emas dan merah.

Penampilan mereka menambah keriuhan malam kedua PIFAF 2019. Penonton bersorak sorai dan takjub melihat pementasan warga binaan ini.

Plh Kalapas Polewali, I Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan, 16 warga binaan itu memang dilatih dan dipersiapkan untuk pentas di panggung PIFAF.

I Wayan Nurasta bersyukur panitia PIFAF memberikan kesempatan bagi warga binaannya untuk tampil di even bertaraf internasional tersebut.

"Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh petugas dan pembina yang membantu hingga warga binaan dapat tampil maksimal malam ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved