Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Alfamidi Makassar Cek Gula Darah hingga Kolesterol Gratis Warga Polman

Alfamidi Makassar gelar cek kesehatan gratis di Polman, termasuk tes gula darah, kolesterol, dan asam urat, bagian dari program CSR untuk masyarakat.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Alfamidi
Pemeriksaan kesehatan oleh Alfamidi Cabang Makassar di Puskesmas Pekabata, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Kamis (9/1/2025). Cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Cabang Makassar bekerja sama dengan Puskesmas Pekabata, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar kegiatan cek kesehatan gratis, Kamis (9/1/2025).

Alfamidi Cabang Makassar meliputi wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Polman.

Cek kesehatan meliputi tes gula darah, kolesterol, dan asam urat diikuti oleh 100 peserta dari masyarakat sekitar Alfamidi M Yamin Polman dan konsumen Alfamidi

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, baik melalui pola hidup maupun pola makan.

Branch Manager Alfamidi Makassar, Yudian, mengatakan bahwa Alfamidi berkomitmen mendukung program kesehatan pemerintah. 

"Melalui kegiatan ini, Alfamidi tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga peduli dengan kesehatan masyarakat sekitar," kata Yudian, dalam keterangan tertulis kepada Tribun-Timur.com.

Alfamidi berharap, melalui program CSR ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh. 

Menurutnya, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat penting untuk mencegah penyakit penyertanya, seperti diabetes, jantung, dan batu ginjal.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia menduduki peringkat kelima negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak, dengan 19,5 juta orang pada tahun 2021, yang diprediksi akan meningkat menjadi 28,6 juta pada 2045.

Selanjutnya, kadar kolesterol tinggi dalam darah dapat menghambat aliran darah dan memicu penyakit jantung. 

"Jika asam urat tinggi, dapat menyebabkan peradangan sendi dan batu ginjal jika tidak ditangani dengan tepat," tambah Yudian.(*)


 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved