Di Sela-sela Sidang Hak Angket, Gubernur Sulsel dan Anggota Pansus Mesra
Nurdin Abdullah tiba dikantor DPRD Sulsel sekitar pukul 15.30 wita, didampingi sejumlah kolega dan keluarga diantaranya, Dekan Fakultas Kehutanan.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan M Nurdin Abdullah koperatif atas undangan Sidang Hak Angket yang berlangsung di Lantai 8, Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (1/8/2019).
Nurdin Abdullah tiba dikantor DPRD Sulsel sekitar pukul 15.30 wita, didampingi sejumlah kolega dan keluarga diantaranya, Dekan Fakultas Kehutanan Unhas Prof Yusran Yusuf yang juga TGUPP Sulsel, Jayadi Nas, Prof Sangkala, Zulkifli, Bunyamin Arsyad, Taufik Fachrudin, Yanuar Fachruddin, dan sejumlah relawan Nurdin saat Pilgub Sulsel lalu.
Pelatih Paskibra Maros 2019 Rapat Penentuan Komposisi Pasukan
TRIBUNWIKI: Ini Resep Lapis Daging Sapi, Bisa Anda Kreasikan Saat Iduladha, Empuk dan Lezat
Akhirnya Pemasok Ganja Jefri Nichol Ditangkap, Ternyata Teman SMP Sutradara Robby Ertanto
Ini Keutamaan Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha 1440 H, Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Jadwalnya
Kerap Gagal Uji SIM, AKP Amalia Ajari Warga Maros untuk Lulus
Sebelum menghadiri Sidang Hak Angket di DPRD Sulsel, Nurdin Abdullah sibuk mengawal prosesi pemakaman Ketua PMI Sulsel Ichsan Yasin Limpo.
Nurdin datang 20 menit sebelum Sidang Hak Angket dimulai. Setiba di DPRD Sulsel ia langsung menunaikan salat Ashar.
Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini mengenakan songkok hitam dengan baju batik bercorak coklat.
Para relawan yang lebih dulu tiba di Gedung DPRD Sulsel, terlihat riuh melihat Gubernur. Ada yang melontarkan kata 'Oppoki' ada juga mensorakkan takbir 'Allahu Akbar'.
Saat sidang berlangsung, Satpol PP yang bertugas dipintu ruang sidang, hanya mengizinkan orang yang memiliki id card khusus untuk masuk ke ruang sidang tersebut. Sedangkan mereka yang tak punya Id, hanya menunggu diluar ruang sidang.
Di dalam ruangan sidang, terdengar Nurdin nampak menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh Pansus Hak Angket yang dipimpin langsung Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid.
Nurdin sempat terdengar menegaskan bahwa ia diamanahkan masyarakat sebagai Gubernur Sulsel karena ingin melihat perubahan dan kesejahteraan.
"Lillahi ta'ala. Saya tidak punya kepentingan disini, saya tidak datang untuk memperkaya diri, saya datang ingin mensejahterakan masyarakat melalui amanah ini," katanya.
Nurdin bahkan menegaskan jabatannya akan ia pertaruhkan jika ada anak, atau mantunya yang mengurusi proyek di Pemprov Sulsel.
"Saya pertaruhkan jabatan ini jika anak atau mantu saya terlibat mengurusi proyek-proyek," tegas Nurdin.
Sekitar dua jam berlalu, waktu azan Magrib pun berkumandang pukul 18.10 wita. Ketua Pansus memutuskan untuk men-skors sidang tersebut untuk istirahat salat dan makan.
Setelah salat berjamaah, para peserta sidang makan bersama di ruang khusus, termasuk Gubernur Sulsel.
Semeja bareng Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel M Roem, Irwan Patawari, Karlos, dan Rangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ruang-depan-sidang-hak-angket.jpg)