Idham Amiruddin Saksi Asal Sulsel di Sidang MK, Sebut Ada NIK Rekayasa di Basis 02 hingga Izin Pipis

Idham Amiruddin asal Sulsel saksi '02' di sidang MK, sebut ada NIK rekayasa di basis Prabowo-Sandi hingga izin pipis.

Idham Amiruddin Saksi Asal Sulsel di Sidang MK, Sebut Ada NIK Rekayasa di Basis 02 hingga Izin Pipis
TRIBUNNEWS.COM
Idham Amiruddin saat menyampaikan kesaksiannya dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019, di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Idham Amiruddin asal Sulsel saksi '02' di sidang MK, sebut ada NIK rekayasa di basis Prabowo-Sandi hingga izin pipis.

MK kembali menggelar sidang sengketa hasil Pilpres 2019, di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019), dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari pemohon serta pengesahan alat bukti tambahan kalau ada.

Pada sidang yang berlangsung, hari ini, pemohon atau pihak Capres dan Cawapres RI nomor urut 02, Prabowo Saksi menghadirkan 14 saksi dari sebelumnya direncanakan 15 saksi.

Di antara 13 saksi yang hadir, ada Idham Amiruddin.

Konsultan analisis data base Idham Amiruddin menyebut ada 4 jenis rekayasa data kependudukan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang digunakan dalam Pemilu 2019.

Namun, Idham Amiruddin mengaku mendapat DPT tersebut dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Saksi asal Makassar, Sulawesi Selatan tersebut mengaku menerima data pada Februari 2019.

"Saya mengambil di kantor DPP Gerindra. Yang beri ke saya Heri Sumartono bagian IT DPP Gerindra," kata Idham Amiruddin.

Namun, Idham Amiruddin mengaku tidak diminta oleh politisi Partai Gerindra untuk menganalisis DPT tersebut.

Menurut Idham Amiruddin, dia berinisiatif untuk mencari tahu dugaan kecurangan.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved