Ingin Kelola Keuangan dengan Baik, Pemkab Luwu Timur Libatkan BPKP Sulsel

Kerjasama terkait pengembangan manajemen pemerintah daerah tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU.

Ingin Kelola Keuangan dengan Baik, Pemkab Luwu Timur Libatkan BPKP Sulsel
Humas Pemkab Lutim
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler menerima kunjungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulsel terkait kerjasama pengembangan manajemen pemerintah daerah. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menjalin kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulsel.

Kerjasama terkait pengembangan manajemen pemerintah daerah tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU.

MoU berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Luwu Timur, Jl Andi Hasan Opu To Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Rabu (12/6/2019).

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler berharap, pihaknya mampu bekerjasama dan bersinergi dengan BPKP Sulsel dengan baik.

Pasca Kericuhan di Kantor PN, Bupati Bulukumba Datangi Warga Kindang

Napi Kompol Kekasih Polwan Brigpol Dewi Divonis 3 Tahun Akibat Foto & Video Panas, Faktanya Gay !

Pemkab Luwu Timur berkomitmen menghadirkan pengelolaan keuangan yang baik, dan memiiliki integritas, guna mewujudkan pemerintahan bersih dari perilaku penyimpangan terhadap aturan.

"Kami harap selalu diberi petunjuk serta dibimbing dalam hal administrasi keuangan agar terus waspada dan meminimalisir kesalahan yang ada," kata Husler kepada TribunLutim.com, Kamis (13/6/2019).

Sementara Kepala BPKP Sulsel, Arman Shari Harahap berkomitmen terus membantu daerah dalam upaya meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Sehingga kata dia, dibutuhkan sistem yang dapat mendeteksi lebih dini adanya penyimpangan.

Ia menjelaskan BPKP mengembangkan tiga strategi pengawasan yaitu sosialisasi, peringatan dini dan penegakan hukum.

"Dalam implementasi strategi, BPKP memberikan jasa penjaminan mutu (assurance) dan jasa konsultasi (Consulting)," tuturnya.

 NMax Dominisasi Penjualan Yamaha di Sulselbar

Bahar bin Smith Dituntut Enam Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta, Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved