Dua Bulan di Penjara, Berat Badan Wahyu Jayadi Berkurang

ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar, Siti Zulaeha Djafar, Minggu (24/3/2019) lalu.

Dua Bulan di Penjara, Berat Badan Wahyu Jayadi Berkurang
Ari Maryadi/tribuntimur.com
Wahyu Jayadi ketika digiring melakukan Rekonstruksi adekan kasus pembunuhan di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Kamis 11 April 2019 lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Wahyu Jayadi genap dua bulan mendekam dalam sel tahanan Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru Sungguminasa.

Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar, Siti Zulaeha Djafar, Minggu (24/3/2019) lalu.

Kuasa Hukum Wahyu Jayadi, M Shyafril Hamzah mengatakan, kliennya kehilangan nafsu makan selama mendekam dalam sel tahanan.

Hasnia Gasak Dua Smartphone di RS Grestelina Makassar

Opick Konser Amal di Kampoeng Ramadan Pinrang

Doktor jebolan Universitas Negeri Jakarta tersebut jarang makan akibat keseringan memikirkan nasibnya saat ini.

"Nafsu makan Pak Wahyu berkurang, dia jarang makan karena banyak beban pikiran soal nasibnya," kata Shyafril kepada Tribun, Kamis (24/5/2019).

Shyafril mengatakan, badan Wahyu Jayadi yang dulunya berisi dan gemuk kini turun 10 Kilogram. Itu paling banyak turun ketika Wahyu dititip ke Rutan ketika Pemilu.

"Dia kurus dan pucat sekarang. Paling banyak turun ketika dititip ke Rutan, sampai 10 kilo," sambung Shyafril.

Wahyu Jayadi yang berprofesi sebagai dosen ilmu olahraga tersebut juga menyayangkan lantaran tak bisa lagi berolahraga secara rutin.

Mantan Kepala UPT KKN UNM itu kehilangan rutinitasnya berlari dan bersepeda keliling kompleks.

"Pak Wahyu mengeluh, sebab selama ini dia memiliki kebiasaan berolahraga yaitu berlari dan bersepeda. Sekarang tidak pernah lagi terkena sinar matahari," sambung Shyafril.

Betulkah Brimob dari China Amankan Demo Pilpres? Lihat Faktanya, SDA Pun Apes

Meski demikian, kata Shyafril, sanak keluarga rutin membesuk Wahyu Jayadi di sel tahanan. Mereka membawakan makanan untuk santap sahur dan berbuka.

"Pak Wahyu rutin berpuasa selama Ramadan. Dia aktif melakukan aktivitas keagamaan belakangan ini," tandas Shyafril.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved