Syamsuddin Radjab Harap Hak Angket DPRD Sulsel Tetap Didorong

Ia mengatakan, pemerintahan itu ada dua entitas kelembagaan negara yakni eksekutif dan legislatif.

Syamsuddin Radjab Harap Hak Angket DPRD Sulsel Tetap Didorong
Syamsuddin Rajab

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Dr Syamsuddin Radjab SH MH menganggap hak angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan sebagai latihan komunikasi politik.

"Saya kira itu adalah semacam latihan saja komunikasi politik antara DPRD Sulsel dengan Pak Gubernur," kata Dosen Hukum Tata Negara ini, Minggu (19/5/2019).

Ia mengatakan, pemerintahan itu ada dua entitas kelembagaan negara yakni eksekutif dan legislatif.

Sehingga, kedua itu harus jalan dan saling menghormati fungsi masing-masing.

"Tanpa itu, pemerintahan akan menjadi pincang karena untuk penganggaran pemerintah ditetapkan melalui dewan, dan fungsi dewan juga mengawasi," katanya.

Karena kedua lembaga ini harus berjalan seiring dengan bangunan komunikasi yang setara dan saling menghormati antar tugas dan kewenangan masing-masing.

"Ide dan gagasan gubernur yang baik, apalagi dengan latar belakang guru besar tidak cukup untuk menjabarkan gagasan besarnya tanpa persetujuan dewan," katanya.

Jadi, Syamsuddin berharap hal ini pertama dan terakhir di Sulawesi Selatan.

"Sebagai pembelajaran bagi semua stakeholder pemerintah, baik eksekutif dan DPRD," katanya.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved