Nasib Teroris Brenton Tarrant Setelah Tembaki Warga di Masjid Selandia Baru

Nasib Teroris Brenton Tarrant Setelah Tembaki Warga di Masjid Selandia Baru dan menghebohkan seluruh dunia

Seorang wanita terlihat berbaring di jalan berteriak. “Help Me, Help Me.”

Di bagian lain video yang sudah viral itu, dia terlihat sempat mengetik alamat lain di gadget GPS

Diperkirakan dia berkendara menuju Masjid Linnwood, lokasi insiden kedua.

Mantan Presiden Komunitas Muslim Canterbury, Mohammed Jama, mengutuk pelaku penembakan.

Dia menyebut, insiden itu terjadi saat jamaah tengah bersiap menggelar salat Jumat, pukul 01.40 siang, waktu setempat.

Kebanyakan korban adalah pria dewasa, senior, anak-anak dan wanita, yang tengah bersiap melaksanakan salat Jumat.

Belasan warga Indonesia dilaporkan ikut jadi korban. Belum ada rilis resmi dari kedutaan dan polisi, WNI yang jadi korban di insiden ini.

Seorang warga  Freyberg Street, sekitar 40 meter dari Masjid An Nur, melaporkan mendengar ratusan kali suara tembakan dari senapan mesin.

Walikota Christchurch Lianne Dalziel mengaku "sangat terkejut" dengan aksi penembakan liar itu.

"Saya tidak akan pernah berharap ini terjadi di Christchurch dan Selandia Baru.” katanya seraya menyebut, dia mendapat pesan duka berdana terkejut dari seluruh dunia atas kejadian yang baru pertama kali terjadi di kotanya.

KOmandan Polisi Christchurch Komisaris  Mike Bush menegaskan penyidikan ketat atas insiden ini. 

Peluang masih adanya orang lain atau organisasi yang terlibat masih diselidiki.

Dia berharap publik tak berspekulasi atas motif kejadian ini hingga penyidikan dan langkah hukum dituntaskan.

Dalam jumpa pers, Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern menyebut ini sebagai “hari paling kelam di New Zealand.”

Di bagian lain, kutipannya, dia menyebut insiden ini sebagai kejadian luar biasa dan kekerasan yang tak pernah termaafkan.

Perdana menteri menyebut, para korban adalah imigran dan juga “penduduk New Zealand, dan pelaku ‘bukan orang New Zealand. Dia ekstremis.”

Duta besar Australian mengirim pesan kutukan kepada pelaku yang berpaspor Australia. “Kita berduka dan menyampaikan belasungkawa  atas kejadian menimpa saudara sepupu kita di negeri Kiwi. 

Dia menggunakan frasa, “Kiwi cousins."

Atas kejadian ini, otoritas kota berduka. Warga panik dan terus mengupdate informasi ini di siaran TV dan gadget.

Seluruh sekolah, lembaga pendikan dasar, menengah dan perguruan tinggi “diliburkan”.

Dua sekolah di radius 200 meter dari masjid dan taman kota, siswa SMA Christchurch Girls' dan SMA Christchurch Boys' serta  Hagley Community College, diarahkan aparat ke rumah dan ke mobil jemputan kelaurga.(*)

Baca: Ternyata Ini Profesi Brenton Tarrant Teroris Australia Sebelum Tembak Muslim Selandia Baru, Ada WNI

Baca: Kenapa Hotman Paris Sangat Ingin Bertemu Ustaz Abdul Somad Sampai Mau ke Pesantren?

Baca: Reaksi Gading Marten Saat Tahu Eks Istri Gisella Anastasia Pacaran Mantan Agnez Mo Wijaya Saputra

Baca: Hasil Lengkap Undian 8 Besar Liga Champions dan Liga Eropa MU vs Barcelona, Spurs vs City Jadi Seru!

Baca: Jadwal Lengkap Liga Spanyol, Liga Italia & Piala FA Malam Ini, Zidane & Real Madrid Main Malam Ini?

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved