Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Didirikan Anak Muda Indonesia, Sejarah Terbentuknya GoJek

Aplikasi Go-Jek diluncurkan pada Januari 2015, dan dalam waktu kurang dari dua tahun, aplikasi ini telah mengumpulkan hampir 30 juta unduhan.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
tribun timur/muhammad abdiwan
Sejumlah mitra GO-RIDE, para srikandi GO-JEK (sebutan untuk mitra driver wanita) tengah mangkal menunggu order penumpang di Jl Sultan Alauddin Makassar, Jumat (20/12/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gojek merupakan layanan jasa on demand berbasis aplikasi.

Markas GO-JEK di Jakarta mengubah sebuah mal tua menjadi ruang kerja modern dengan bioskop, ruang bermain dengan permainan arcade dan meja biliar, serta kafe kantor dan ruang tidur siang

Gojek merupakan perusahaan unicorn pertama di Indonesia.

Dilansir dari wikipedia, nama Go-Jek berasal dari istilah "Ojek" atau taksi sepeda motor yang biasa ditemukan di seluruh Indonesia.

Didirikan pada 2010 dengan 20 pengemudi sepeda motor, armadanya sekarang melebihi 1 juta pengemudi dan menawarkan 18 layanan berdasarkan permintaan pada Mei 2018.

Aplikasi Go-Jek diluncurkan pada Januari 2015, dan dalam waktu kurang dari dua tahun, aplikasi ini telah mengumpulkan hampir 30 juta unduhan.

Go-Jek telah bermitra dengan DBS bank terbesar di Singapura.

Go-Jek didirikan oleh Nadiem Makarim, seorang asli Indonesia, yang memegang gelar sarjana dari Brown University dan Harvard Business School.

Bos Go-Jek Nadiem Makarim bersama istri dan anak
Bos Go-Jek Nadiem Makarim bersama istri dan anak (INSTAGRAM)

Dia bekerja di konsultan McKinsey and Co selama tiga tahun sebelum memulai Go-Jek dari pusat panggilan kecil dengan hanya 20 pengemudi ojek, yang kemudian menjadi perekrut.

Sebagai pengguna ojek yang loyal, Nadiem menemukan bahwa pengemudi ojek menghabiskan sebagian besar waktu mereka menunggu pelanggan, sementara pelanggan membuang waktu berkeliling mencari ojek yang tersedia.

Go-Jek dibangun untuk mengatasi masalah ini, dengan menyediakan platform di mana pengemudi dan pengendara dapat terhubung secara efisien dan memungkinkan para pengemudi untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Pada Mei 2018, aplikasi ini menawarkan 18 layanan, dengan 2 layanan baru yang akan datang dalam bisnis konten online, yang membuat total 20 layanan berdasarkan permintaan dalam satu platform.

Menjadi perusahaan rintisan yang dikelola oleh Indonesia memainkan keuntungan untuk Go-Jek dalam menavigasi lingkungan peraturan lokal, serta memahami pasar lokal.

Ini memungkinkan mereka untuk menggabungkan fitur ke dalam aplikasinya yang lebih sesuai dengan driver lokal dan konsumen lokal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved