Pagar Pembatas Makam Sultan Hasanuddin yang Roboh Dipasangi Garis Polisi
Tiga rumah warga dipasangi garis polisi di Jl Pallantikang, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Tiga rumah warga dipasangi garis polisi di Jl Pallantikang, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Sabtu (22/12/2018) dini hari.
Ketiga rumah tersebut mengalami kerusakan akibat terkena rerentuhan pagar pembatas Makam Sultan Hasanuddin, sekitar pukul 21.30 Wita, Jumat (21/12/2018) malam.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, robohnya pagar pembatas makam tersebut diduga diakibatkan adanya curah hujan yang sangat tinggi.
Baca: Kata Mutiara & Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember yang Bikin Haru, Cocok Di-share di FB, IG, WA
Baca: Kabar Terbaru Evi Masamba Setelah 2 Bulan Nikah, Hasil Test Pack: 2 Garis Merah, Selamat Ya
Baca: Kata Mutiara & Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember yang Bikin Haru, Cocok Di-share di FB, IG, WA

Baca: 30 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok untuk Facebook dan Instagram
Baca: Hotman Paris Tanya Andi Soraya Urusan Ranjang Setelah 4 Kali Nikah, Cek Responnya di Video Ini
Baca: 30 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok untuk Facebook dan Instagram
Baca: Mau Daftar PPPK? Catat Waktunya dan Persamaannya dengan PNS, Gaji, Hingga Jaminan Masa Depan
Baca: BREAKING NEWS: Aspol Toddopuli Makassar Terendam Air Setinggi Betis Pria Dewasa
Baca: HARI IBU - Ditinggal Suami, Wanita Mamasa Ini Bertahan Hidup Sebagai Pemecah Batu
Baca: Memalukan! Video Caleg Cantik Ditangkap Bawa Sabu Beredar, Polisi Ungkap Profesi Haram Rika Verawati
Baca: BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Bakal Nginap di Hotel Gammara, Begini Dilakukan Para Pengunjung?
Namun, lanjut Shinto, polisi akan melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab robohnya pagar pembatas ini. Khusunya mengenai pengelolaan pembuangan air oleh pihak pekerja proyek.
"Kita akan soroti bagaimana seharusnya pengelolaan penataan air pihak pelaksana kerja, khusunya untuk pembuangan ketika curah hujan tinggi," kata Shinto.
Shinto melanjutkan, penyidik telah mengamankan para warga dan berencana melakukan olah TKP hari ini. Menurutnya, polisi akan melakukan pendalaman guna mencari tahu penyebab runtuhnya pagar pembatas ini.
"Hari ini tugas kami melakukan olah TKP. Kami telah lihat papan proyeknya. Tentu saja kami akan dalami sejauh mana quality kontrol dari si pelaksana kerja," tegas Shinto.
"Akankah ada akses-akses negatif kepada lingkungan sekitarnya. Ini merupakan tugas penyidik," pungkas Shinto.
Diketahui, Makam Pahlawan Nasional, Sultan Hasanuddin, direnovasi sejak 29 Agustus 2018 lalu. Pengerjaan ini dilakukan oleh PT Rinvanda Lestari selaku pekerja dibawah naungan Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial.
Silakan Subscribe Akun Resmi Youtube Tribun Timur untuk news video terkini:
Baca: Siapa Presiden Pengelola Utang Negara Terbaik? Begini Pandangan TKN Jokowi-Maruf Amin
Baca: Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Baca: BREAKING NEWS: Truk Kontainer Terguling Timpa Rumah Warga di Jl Poros Kabupaten Jeneponto
Baca: Kata Mutiara & Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember yang Bikin Haru, Cocok Di-share di FB, IG, WA
Baca: 30 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok untuk Facebook dan Instagram
Baca: Hotman Paris Tanya Andi Soraya Urusan Ranjang Setelah 4 Kali Nikah, Cek Responnya di Video Ini
Baca: VIDEO: YKI Cabang Sulsel Sosialisasi Bahaya Penyakit Kanker