Tak Ada Saksi, Sidang KM Lestari Maju Hanya Berjalan Lima Menit

Semenjak dilimpahkan ke Kejari Bulukumba, proses persidangan kasus karamnya KM Lestari Maju ini telah digelar sebanyak tiga kali persidangan.

Tak Ada Saksi, Sidang KM Lestari Maju Hanya Berjalan Lima Menit
Nurwahidah/Tribunselayar.com
Suasana evakuasi korban KMP Lestari Maju di Pa'baddilang Selayar. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sidang kasus karamnya KM Lestari Maju di Pengadilan Negeri Bulukumba, hanya berjalan selama kurang lebih lima menit, Senin (10/12/2018).

Tidak adanya saksi yang datang dalam persidangan, membuat sidang kembali harus ditunda. Rencananya kembali bakal digelar Rabu (19/12/2018) mendatang.

Pada sidang yang digelar hari ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba rencananya bakal menghadirkan empat orang saksi dari total 15 saksi.

Baca: Ajak Jauhi Korupsi, KPP Pratama Watampone Bagi-bagi Pin Bangun Negeri Tanpa Korupsi

Baca: Temukan HP di Jalan, Pemuda Kamiri Luwu Utara Dibekuk Polisi

Baca: Kajari Maros Akui Koruptor Pintar Cari Celah Untuk Korupsi

Semenjak dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bulukumba, proses persidangan kasus karamnya KM Lestari Maju ini telah digelar sebanyak tiga kali persidangan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, I Made Pasek, menjelaskan, ketidakhadiran beberapa saksi bukannlah tanpa alasan.

"Satu saksi sekarang berada di Surabaya, tiga korban yang rencana kami hadirkan, semuanya berhalangan. Dua orang karena ada acara keluarga, dan satu izin tak bisa hadir karena masih trauma, suaminya meninggal saat kejadian. Jadi kami juga tidak bisa memaksakan," ujar I Made Pasek.

Sekadar diketahui, KM Lestari Maju, tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Kasus karamnya KM Lestari Maju ini menyeret tiga nama terdakwah, yakni pemilik kapal Hendra Yuwono, nakhoda kapal Agus Susanto serta bagian PNS Syahbandar Kuat Maryanto.

Karamnya kapal yang menewaskan 36 orang ini, diakibatkan karena adanya pemaksaan pemberangkatan meski kondisi kapal dalam keadaan tak layak jalan.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami:

(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved