Ini Saran Rektor Universitas Sawerigading untuk Eksistensi Museum Kota Makassar

Tribun Timur menggelar Tribun Nongki bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar, di Museum Kota Makassar, Jl Balaikota, Makassar, Rabu (5/12/2018).

Ini Saran Rektor Universitas Sawerigading untuk Eksistensi Museum Kota Makassar
MUH ABDIWAN
Tribun Timur menggelar Tribun Nongki bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar, di Museum Kota Makassar, Jl Balaikota, Makassar, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribun Timur menggelar Tribun Nongki bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar, di Museum Kota Makassar, Jl Balaikota, Makassar, Rabu (5/12/2018).

Tribun Nongki edisi ke-24 kali ini mengangkat tema Ayo ke Museum, Museum di Hatiku.

Baca: 22 Desember Jokowi Ikuti Jalan Sehat di Makassar, Relawan Dilarang Pakai Baju Partai

Baca: VIDEO: Suasana RDP Pembahasan TPA Borong Manempa Lama di DPRD Bulukumba

Diskusi menghadirkan narasumber Kepala Museum Kota Makassar Nurul Chamisany, Rektor Universitas Sawerigading Prof Melantik Rompegading.

Hadir juga Sejarahwan Unhas Andi Suriadi Mappanganra, dan Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia Komda Sulampapua Yadi Mulyadi,

Prof Melantik Rompegading mengatakan, mengapresiasi langkah pihak Museum Kota Makassar yang terus berupaya mempertahankan eksistensi museum yang mulai terlupakan, di tengah keterbatasan sumber daya dan dana.

Menurutnya, banyak yang perlu dibenahi di museum kota, selin manajemen dan koleksi museum.

"Informasi tentang benda-benda di museum perlu dicantumkan, seperti piano. Koleksi kecil juga perlu dicantumkan identitasnya, jadi pengunjung yang ke museum tanpa bertanya bisa mengerti apa yang dipamerkan," pungkasnya.

Menurutnya, informasi ke masyarakat sangat perlu disampaikan pihak museum, tak hanya sebatas membuat acara di museum.

"Bahkan sekadar kita melakukan kegiatan, walau ada kegiatan tapi kalau tak direspon dan dipahami masyarakat, itu akan tenggelam dengan sendirinya. Jadi memang perlu digaungkan apa sih yang ada di museum dan harus dimulai kecintaan itu dari kecil," pesannya.

Baca: Dimana Trophy Liga 1 Standbay, Makassar Atau Jakarta? Ini Penjelasan PT LIB

Baca: Dekan FTI UMI Zakir Sabara H Wata Berhasil Jadi Doktor Tanpa Ujian Promosi

"Pemerintah juga perlu perhatikan museum kota, jangan cuma satu museum yang diperhatikan karena kan berbeda, perlu digaungkan agar orang mau berkunjung ke sini, karena museum-museum kita bukan hanya untuk warga Makassar, tapi pengunjung dari luar juga," tambahnya. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

i
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved