Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ditinggal Suami, Wanita di Maros Ini Butuh Uluran Tangan

Seorang wanita paruh baya di Dusun Bonto Panno, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Maros, Halija (58) butuh bantuan pemerintah

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
ansar/tribun timur
Seorang janda Dusun Bonto Panno, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Maros, Halija (58) berdiri didepan rumah reotnya. 

Lantaran keterbatasan biaya, Jafar memilih merantau untuk mencari nafkah. Namun setelah tiba di rantauan, Jafar tidak pernah menghubungi istrinya lagi.

Setelah Jafar tidak bisa dihubungi keluarga, Jumadir juga memilih merantau ke daerah Kalimantan. Namun sampai sekarang, Jumadir juga tidak pernah kembali.

Sementara Salma, juga sudah menikah dan tinggal bersama istrinya di Dusun Abbekae. Hanya saja, Salma jarang memberikan uang kepada ibunya, karena juga terdaftar sebagai warga miskin.

Beberapa bulan lalu, Kurnia meninggal akibat penyakit yang dialaminya. Dia hanya terbaring di rumahnya, lantaran tidak memiliki biaya cukup untuk berobat.

Baca: Buktikan Dosa Nahkoda KM Arista, JPU Hadirkan Syahbandar dan Penumpang yang Selamat

Baca: 3 Keunggulan Persib Bandung Dibanding Persija dan PSM dalam Perburuan Gelar Juara Liga 1

Pihak pemerintah juga tidak pernah menyalurkan bantuan untuk pengobatan Kurnia. Bahkan pihak tetangga juga begitu.

"Anak saya Kurnia, masih muda. Tapi sudah meninggal karena sakit. Kami tidak memiliki biaya cukup. Rumah sakit juga jauh," katanya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved