Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wabup Maros Sidak Pemondokan Kafilah MTQ, Pastikan Peserta Aman dan Nyaman

Seluruh pemondokan kafilah disiapkan secara mandiri oleh warga berdasarkan rekomendasi pemerintah desa dan kelurahan setempat

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
MTQ SULSEL - Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, turun langsung meninjau pemondokan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sulsel ke-XXXIV yang tersebar di sejumlah kecamatan, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para peserta MTQ mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman selama berada di Kabupaten Maros. 

Ringkasan Berita:
  • Muetazim Mansyur turun memastikan peserta MTQ dapat fasilitas aman dan nyaman selama lomba di Maros
  • Rumah-rumah warga tersebut digunakan secara gratis untuk menampung para peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan
  • Selama masa tinggal, setiap kafilah juga mengelola dapur umum secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, turun langsung meninjau pemondokan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sulsel ke-XXXIV yang tersebar di sejumlah kecamatan, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para peserta MTQ mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman selama berada di Kabupaten Maros.

Ketua panitia MTQ itu mengatakan, pihaknya ingin melihat langsung kondisi pemondokan yang disiapkan warga.

“Kami ingin melihat langsung suasana pemondokan para kafilah. Tentunya ini untuk memastikan mereka aman dan nyaman selama dalam proses mengikuti MTQ ini,” katanya usai meninjau pemondokan kafilah.

Ia menjelaskan, seluruh pemondokan kafilah disiapkan secara mandiri oleh warga berdasarkan rekomendasi pemerintah desa dan kelurahan setempat.

Rumah-rumah warga tersebut digunakan secara gratis untuk menampung para peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Selama masa tinggal, setiap kafilah juga mengelola dapur umum secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian.

Warga sekitar turut membantu proses penyediaan makanan bagi para peserta selama berlangsungnya MTQ.

Untuk menjamin keamanan, panitia juga melibatkan aparat setempat.

“Kami juga melibatkan teman-teman dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk persoalan keamanan mereka selama di pemondokan,” jelasnya.

Sejak awal pelaksanaan, panitia telah menyiapkan ratusan titik pemondokan.

Total terdapat 184 titik pemondokan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Turikale, Bantimurung, Maros Baru, Lau, Mandai, dan Marusu.

Ratusan titik tersebut digunakan untuk menampung sedikitnya 1.392 peserta MTQ, di luar pendamping dan pelatih.

Muetazim mengaku, antusiasme warga dalam menyukseskan kegiatan ini cukup tinggi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved