Demo 211 Hari ini - Kondisi Terkini di Jakarta, Jumlah Massa, Titik Aksi & Doa untuk Korban Lion Air
Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Ma'arif mengatakan demo 211 yang akan digelar di depan istana kepresidenan, Jakarta
Sebab, menurutnya, bendera yang dibakar adalah bendera organisasi masyarakat yang telah resmi dibubarkan oleh pemerintah, Hizbut Tahrir Indonesia.
"Masyarakat jangan terpancing karena tauhid itu adanya di hati, tauhid itu keyakinan, dan jangan terkecoh atau termakan oleh isu bahwa yang terjadi adalah pembakaran kalimat tauhid," ujar Abdul Kadir Karding.
Abdul Kadir Karding berujar HTI melakukan gerakan bertentangan dengan Pancasila. Yaitu ingin mengganti sistem negara Pancasila menjadi sistem Khilafah.
Karding mengimbau agar masyarakat tidak terpecah belah karena isu pembakaran bendera HTI.
"HTI ini memang tidak boleh dibiarkan berkembang di Indonesia. Karena itu menyangkut eksistensi negara," ucap
Abdul Kadir Karding mengatakan, kasus pembakaran bendera sudah diproses oleh pihak kepolisian.
Polda Jawa Barat telah menetapkan dua anggota Barisan Ansor Serbaguna, F dan M sebagai tersangka dalam insiden pembakaran bendera di Garut saat perayaan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober lalu.
Selain itu, polisi juga telah menetapkan seorang pembawa bendera, U, sebagai tersangka.
"Dan sudah ditangani secara hukum, baik Banser maupun pembawa bendera yang memang oleh pembawa bendera itu, jelas dikatakan, diakui, bahwa itu bendera HTI," kata Karding.
Kemudian, ucap Abdul Kadir Karding, dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah sepakat agar polemik pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat, tak perlu diperpanjang.
"Jadi, masyarakat sekali lagi jangan mudah terpancing, dipahami secara betul setiap statement, lontaran, unggahan dari seseorang ataupun yang ada di media sosial," tutur Karding.
Sementara itu Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Ma'arif mengatakan demo 211 yang akan digelar di depan istana kepresidenan, Jakarta juga akan mendoakan korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, Jawa Barat.
"Kita juga ada doa bersama untuk korban bencana Lion dan korban bencana lainnya," tutur Slamet. Slamet mengatakan akan ada sekitar puluhan ribu massa yang akan menggelar aksi membela pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat.
Diperkirakan aksi ini diikuti oleh kurang lebih 10 ribu orang.
Awalnya massa menggelar Salat Jumat bersama di Masjid Istiqlal. Kemudian longmarch ke Istana.
"Kemudian parade tauhid dari Masjid Istiqlal ke Istana," ucapnya.Sementara itu, pihak kepolisian sendiri mengaku sudah menerima surat pemberitahuan aksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan dalam surat pemberitahuan memang disebutkan akan ada sekitar 10.000 orang yang mengikuti aksi.