FPU Parepare Sesalkan Penolakan Kedatangan Neno Warisman di Makassar
Koordinator Aksi FPU Parepare, Abdul Rahman Saleh menuturkan, ini akan menjadi bumerang bagi gerakan mahasiswa sebagai
Penulis: Mulyadi | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Penolakan kedatangan Neno Warisman di Makassar oleh PMII disesalkan Forum Peduli Umat (FPU) Parepare.
Koordinator Aksi FPU Parepare, Abdul Rahman Saleh menuturkan, ini akan menjadi bumerang bagi gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan bukan sebaliknya sebagai pendukung status quo.
"Seharusnya mahasiswa berpikir objektif dan cerdas melihat carut marutnya kehidupan bangsa hari ini., ekonomi semakin sulit, penegakan hukum yg diskriminatif dan kehidupan sosial yg terbelah,"ungkap dia.
Mantan anggota DPRD Parepare ini, mengungkapkan, Neno Warisman hadir di Makassar bukan sebagai provokator tetapi hadir untuk membawa pencerahan atas realitas kehidupan bangsa hari ini.
"Gerakan Ganti presiden adalah sah dan sesuai prinsip demokrasi serta KPU dan BAWASLU selama ini tdk persoalkan. Kalau PMII tidak setuju, kenapa mesti dilarang, negeri ini milik bersama,"jelas Politisi PBB tersebut.
"Silakan buat acara yang sama dengan tagar #tetap jokowi dari pada menghalangi orang lain,"kata alumni 212 ini.
Rahman menambahkan, dirinya khawatir PMII tanpa sadar terjebak pada tindakan radikalisme yg selama ini konon ditentangnya.
"Semoga PMII tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan politik tertentu. Kita berharap POLRI sebagai alat negara yang dibayar oleh rakyat untuk bersikap tegas, jangan lagi terulang kasus di Batam dan penghadangan ustad Abdulsamad di Semarang,"tambahnya.