TERPOPULER: TGB Dukung Jokowi & Respon Ustadz Abdul Somad, Tutut Soeharto 'Dipukul' Ayah, CPNS

Barangkali pembaca melewatkan karena kesibukan aktivitas atau hal lain. Berikut rangkuman berita terpopuler sepanjang Kamis (5/7/2018):

TERPOPULER: TGB Dukung Jokowi & Respon Ustadz Abdul Somad, Tutut Soeharto 'Dipukul' Ayah, CPNS
TGB, Soeharto, dan Ustadz Abdul Somad 

Sejumlah warganet-pun berkomentar, sepakat jika dijenggung merupakan bentuk kasih sayang seorang bapak kepada anaknya.

Sebagian dari mereka juga mengaku pernah mengalami momen serupa.

sucimertoyudho_spd: "Khas priyayi jawa .... Kebiasaan eyang dn sy meniru hingga kini bu."

rustrii_: "Sngnya mbk kl dijegung bpk itu tandanya syg bgt, jd inget masa kecil dijegung eyang,, bpk kl beliau alm gemes sm kita."

kucingdapur82: "Itu namany di tempeleng yaa mb',bedany itu tempeleng rasa sayang bukan kesel/benci."

Faktanya, Tutut Soeharto terus mengingat momen saat dijenggung ayahnya.

Hingga ia menikah dengan Indra Rukmana dan dikaruniai empat orang anak, yaitu Dandy Nugroho Hendro Maryanto (Dandy), Danty Indriastuti Purnamasari (Danty), Danny Bimo Hendro Utomo (Danny), dan Danvy Sekartaji Indri Haryanti Rukmana (Sekar).

Selain www.menpan.go.id, Ini 4 Media Resmi Pengumuman Pendaftaran CPNS 2018

Informasi penerimaan CPNS 2018 mulai santer terdengar.

Namun pembaca perlu tahu hingga Kamis (5/7/2018), Pemerintah Republik Indonesia belum merilis jadwal maupun pengumuman penerimaan CPNS 2018.

Pemerintah masih dalam tahap persiapan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Ini adalah penerimaan CPNS gelombang ketiga. Dua penerimaan gelombang sebelumnya untuk formasi kementerian di Jakarta.

Baca: Lama Hilang, Nasib Dorce Gamalama Sekarang Jadi Begini, Padahal Dulu Dipuja dan Dipuji

Baca: SIMAK! 5 Fakta Syed Saddiq, Menteri Termuda di Malaysia Viral karena Ketampanannya. Ini Foto-fotonya

Baca: Penampakan Tumpukan Uang Bank Sulselbar Usai Tenggelam Bersama KM Lestari Maju

Penerimaan gelombang ketiga ini untuk khusus untuk daerah.

Pemerintah Republik Indonesia sudah mengumumkan tahun 2018 ini akan merekrut besar-besaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi daerah-daerah.Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memastikan pendaftaran CPNS 2018 Formasi Daerah akan dibuka setelah tahapan Pilkada Serentak 2018 berakhir.

Pilkada Serentak 2018 akan memasuki tahapan penghitungan suara tingkat kabupaten/kota pada Rabu (4/7/2018).

Dipastikan perekrutan abdi negara tersebut semakin dekat.

Pemerintah Republik Indonesia akan membuka seleksi pendaftaran CPNS Tahun 2018.

Seleksi tahun ini melibatkan penerimaan dari kabupaten/kota.

Ini adalah gelombang ketiga penerimaan CPNS setelah era moratorium penerimaan CPNS.

Oh ya, bagi Anda calon pelamar sebaiknya terus meningkuti updating terbaru dari Kemenpan RB ya.

Waspada juga banyaknya hoax yang beredar terkait CPNS 2018 ini:

Catat! Informasi Pendaftaran Cuma Diumumkan Oleh Kemenpan RB

Lalu kapan pendaftaran CPNS 2018 dibuka?

Pengumuman pendaftaran akan dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Hingga berita ini ditulis Kamis (5/7/2018), Kemenpan masih meminta calon pelamar untuk bersabar.

Bahkan Kemenpan melalui rilis resminya meminta calon pelamar waspada terhadap berita hoax yang tidak bertanggungjawab mengenai jadwal penerimaan CPNS 2018 ini.

Berikut rilis lengkap Kemenpan RB terkait Pengumuman Pendaftaran CPNS 2018

Belum Ada Penetapan Formasi CPNS

Saat ini tengah banyak beredar kabar mengenai pendaftaran CPNS tahun 2018, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoax.

"Belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaraan CPNS tahun 2018. Kabar yang beredar di masyarakat kami pastikan hoax," tegas Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Minggu (24/6/2018).

Lanjutnya dikatakan bahwa, pada tahun 2018 ini memang ada rencana penerimaan CPNS, terutama untuk formasi guru, tenaga kesehatan, serta formasi spesifik lainnya yang membidik Nawacita dan sesuai dengan core business instansi.

"Semua masih dalam proses. Sampai saat ini usulan formasi yang disampaikan oleh instansi melalui e-formasi masih dalam tahap validasi," jelasnya.

Informasi yang beredar di berbagai media sosial itu seolah-olah pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS pada Juli 2018. Disana disebutkan kriteria yang diperlukan, susunan formasi, dokumen yang dibutuhkan, alur pendaftaran, dan kuota penerimaan CPNS.

Untuk itu mohon kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dengan berbagai informasi simpang siur yang beredar namun tidak jelas sumbernya. "Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id," ujarnya. (rr/HUMAS MENPANRB) 

Informasi di atas bisa diakses langsung di websiten resmi Kemenpan RI atau klik DI SINI

5 Media Resmi Kemenpan RB

Bagi Anda yang menunggu informasi pendaftaran seleksi CPNS 2018, juga wajib memantau terus website resmi dari Kemenpan RB mengenai kapan pengumuman dilaksanakan.

Pantauan Tribun-timur.com, berikut lima akun resmi Kemenpan RB:

1. Website: www.menpan.go.id

2. Facebook Kemenpan RB

3. Twitter Kemenpan RB

4. Instagram Kemenpan RB

5. Youtube Kemenpan RB

Bagi Anda yang serius mempersiapkan diri mendaftar CPNS 2018 mendatang, sebaiknya mengikuti atau follow akun resmi Kemenpan RB.

Supaya informasi pengumuman pendaftaran CPNS 2018 tidak dilewatkan.

Sambil menunggu pengumuman pendaftaran, sebaiknya calon pelamar mempersiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan.

Tribun-timur.com melansir dari laman resmi Kementerian PAN-RB, pada 22 Mei 2018 lalu, disebutkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memfokuskan formasi CPNS tahun ini untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis.

Hal itu dilakukan demi mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

CPNS yang Diterima

Pada calon CPNS yang diterima tersebut diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

Sistem Seleksi

Untuk sistem seleksi, pemerintah terus menggunakan cara-cara yang selalu dilakukan selama ini. Yakni, Computer Assisted Tes (CAT)CAT, atau ujian dengan komputer.

Dokumen Disiapkan
Kementerian PAN-RB kini tengah menyusun formasi yang

TGB Dukung Jokowi, Ini Tanggapan Ustadz Somad, Bagaimana dengan Habib Rizieq Shihab?

 Jelang pemilihan presiden 2019, kejutan selalu terjadi. 

Baru-baru ini linimassa heboh dengan pemberitaan mengenai Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau akrab dipanggil Tuan Guru Bajang. 

Di dalam pemberitaan sebuah media online, TGB menyanjung kinerja Presiden Jokowi.

Menurutnya, Jokowi adalah sosok pekerja keras.

Bahkan tak cuma sanjungan, TGB menyebut Jokowi layak untuk maju lagi sebagai calon presiden di 2019. 

Bahkan TGB mengatakan, akan sangat adil jika Jokowi diberikan kesempatan memimpin Indonesia satu periode lagi karena transformasi tidak cukup hanya lima tahun.

Apalagi, TGB menganggap Jokowi memberikan perhatian besar terhadap NTB, padahal di pilpres 2014, Jokowi kalah telak di provinsi tersebut. 

 Pada saat itu TGB adalah tim pemenangan Prabowo, yang merupakan lawan dari Jokowi. 

Ternyata hal itu tidak membuat Jokowi sakit hati. Terbukti ia tetap memperhatikan NTB. 

Salah satu bukti, sebut TGB, adalah diresmikannya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok, yang digadang sebagai The Next Nusa Dua.

Pernyataan TGB tentu saja mengejutkan banyak pihak terutama anti Jokowi.

Apalagi TGB merupakan alumni 212. 

Aksi Bela Islam 212 disebut-sebut dilakukan oleh pihak oposisi pemerintahan Jokowi.

TGB pernah mengikuti aksi Bela Islam itu pada 4 November 2016. 

Aksi itu dihadiri jutaan umat Islam yang menuntut Ahok diproses hukum karena telah menghina agama Islam. 

Tidak hanya Ahok, sasaran aksi ini adalah Jokowi. Sejak itulah, para pendemo aksi Bela Islam tersebut disebut sebagai alumni 212. 

Salah satu yang kaget dengan pernyataan TGB mengenai Jokowi adalah akun Twitter @maspiyuuu.

Akun @maspiyuuu dikenal sebagai akun yang sering menyebarkan berita-berita negatif tentang Jokowi. 

"Mengagetkan Umat! TGB Mendukung Jokowi 2 Periode" kicaunya. 

Tanggapan Ustad Somad

Diketahui Ustad Somad merupakan salah satu pihak yang getol mendukung dan mengkampanyekan TGB sebagai calon Presiden 2018.

Dibeberapa kesempatan ceramah yang dihadiri banyak jamaah, Somad selalu kolaborasi dengan TGB.

Nah terkait, sikapp terbaru TGB yang mendukung Jokowi, Ustad Somad juga banyak mendapat pertanyaan dari netizen terkait sikap TGB ini.

"TGB dukung Jokowi 2Periode? Innalillah, Kecewa Kita'' jelas pengirim pertanyaan ke Ustad Somad melalui WhatsApp yang diupload di Akun Instagram Ustadz Somad.

Lantas bagaimana tanggapan Ustadz Somad terkait pernyataan TGB ini.

Jawab Ustad Somad yakni 'Tunggu HRS'

Siapa itu HRS? Akronim ini selalu identik dengan Habib Riziq Shihab.

Sejumlah netizen mengatakan HRS itu adalah Habib Riziq Shihab

Berikut ragam komentar Netizen. Ada yabfng mendukung seperti :

yuniemaryuni: Siap Tadz... 2019 ikut komando ulama. Semoga UAS selalu dalam lindungan Allah SWT. aamiin

yandiwinata: Allahu akbar semoga Allah menjaga ustadz abdul somad batubara aamiin, terima kasih arahannya pak ustadz

syawaluddinanwar: Makasih kiai, atas jawaban yg sangat bijak

arya_oyyan: Kita sebagai Umat Muslim Harus Bersatu, Tunggu Arahan Ulama, dan kita bertindak

dd_banyu: HRS = habib rizieq shihab, TGB =tuan guru bajang.

Ada juga yang memberikan saran kepada Ustad Somad agar tidak terlalu ikut campur dalam politik.

wiwinkusniadi: jgn terbawa arus politik pak Ustad.. politik itu kejam

radityakputra: sebaiknya yg berbau politik gini jgn dishare.. malah jd berantem kan isinya.. sedih. pilihan politik mari didalam hati aj.

Didukung Ustaz Abdul Somad

Dalam konstelasi peta politik jelang pilpres, TGB padahal masuk dalam beberapa survei.

Meskipun belum mampu menyaingi Jokowi maupun Prabowo, namun TGB menjadi harapan bagi kalangan Islam. 

Ini bisa dilihat dari dukungan yang diberikan oleh Ustaz Abdul Somad. Siapa yang tak kenal dengan Ustaz Abdul Somad saat ini.

Ustaz yang namanya melambung dari media sosial YouTube ini memiliki jamaah yang jumlahnya sangat banyak.

Dukungan uztaz Abdul Somad terhadap Tuan Guru Bajang dilontarkan saat acara Kongkow Kekeluargaan, Keorganisasian, dan Kebangsaan, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia.

abdul somad dan tuan guru bajang
abdul somad dan tuan guru bajang ()

Di dalam sambutannya, Ustaz Abdul Somad mengatakan, diundang ke NTB.

"Saya sampaikan ke masyarakat NTB saya tak perlu datang ke NTB karena suara 6 juta itu sudah di tangan," kata Abdul Somad.

"Yang perlu kita datangi itu, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah. Di sana ada 60 juta suara. Jadi kantong-kantong suara ini kita rebut untuk menuju...," kata Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

"Saya berjanji ke Tuan Guru, saya tak datang ke NTB, namun jadwal saya di 2018 sampai hari 'H' mencoblos di 2019, saya akan sampaikan dimana-mana posisi, dimana Tuan Guru yang bisa datang, kita juga mau ke situ," ungkap Somad.

"Misalnya, kebetulan jadwal saya di bulan ini di Ambon, Tuan Guru bisa hadir, maka langsung saja. Syukur-syukur pada hari itu, nomor sudah dapat di tangan. apa harus begini, begini," ungkap Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan dan luapan kegembiraan para peserta.

"Coba kawan-kawan bayangkan, kita ini pulang, ke tanah air bisa dikelompokkan. Pertama akademisi di kampus. Yang di kampus paling tidak 1 semester menguasai 10 lokal. Itu sudah berapa suara. Kedua kelompok Sofa Marwa. Satu bulan ada tujuh keberangkatan. Itu berapa yang bisa kita masukkan lewat manasik. Ketiga adalah pegawai. Semua Al Quran yang dicetak melalui mereka. Link link ini kita hidupkan lagi," ujar Abdul Somad.

Tuan Guru Bajang pun menanggapi apa yang disampaikan Abdul Somad.

"Apa yang terucap itu adalah suara hati dan harapan. karena itu menyangkut saya dan besar sekali husnudzan dan yang menyampaikan itu terhadap pribadi saya, saya menyampaikan jazakumullahu khairan katsiran setelah beristighfar pada Allah SWT," ujarnya.

Tak hanya Ustadz Abdul Soomad, ulama asal bandung Ustadz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym juga memberikan sinyal dukungan kepada TGB untuk maju di Pilpres 2019.

Hal itu disampaiakan Aa Gym saat TGB berkunjung ke pondok pesantren yang dibinanya beberpa waktu lalu.

"Saya sudah diundang beliau (TGB) ke Lombok, banyak perubahan, banyak kebaikan banyak keberkahan. Kalau panjang umur sampai 17 September 2018 (TGB menjadi Gubernur). 2019 yang saya pikirkan ya. Tenang-tenang, jangan tepuk tangan hadirin," ungkap Aa Gym.

Aa Gym juga tak sungkan memuji sosok TGB yang dianggapnya berprestasi di bidang politik.

"Jadi pemimpin itu sebentar tapi hisabnya yang lama, tapi kenapa banyak pemimpin sekarang seperti yang tidak takut dihisab ustad? Ini sengaja pertanyaannya yang berat-berat untuk tes 2019. Saya hanya nyebut 2019 saja kok," tanya Aa Gym kepada TGB.

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved