Sopir Petepete Tanete-Bulukumba Mogok Kerja, Desak Dishub Naikkan Tarif
Penumpang berharap agar pihak Dinas Perhubungan segera mengatasi dan mencarikan masalah tersebut.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Puluhan sopir angkutan umum jenis pete-pete Jurusan Tanete-Bontomanai-Bulukumba melakukan aksi sweeping, Senin (20/11/17).
Mereka melakukan aksi sweeping kepada kendaraan angkutan umum lainnya yang sedang melintas di daerah itu.
Aksi sweeping itu sebagai bentuk protes ke pihak Organda dan Dinas Perhubungan Pemkab Bulukumba untuk menaikkan tarif dari Bulukumba ke Bontomanai menjadi Rp 7 ribu dari Rp 5 ribu per penepang sebelumnya.
Sebab tarif Rp 5 ribu per penumpang dan per orang tersebut dinilai cukup rendah. Penerapan tarif tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya dengan pihak Dinas Perhubungan dan Organda di Bulukumba.
" Aksi ini sebagai bentuk protes kepada Dishub dan dan organda. Agar mau menerapkan tarif sesuai permintaan sopir," Patambangi salah seorang sopir angkutan umum tujuan Tanete-Bulukumpa.
Dalam aksi sopir tersebut, sejumlah penumpang di terminal Bulukumba tujuan Tanete terlantar. Atas aksi para sopir tersebut para penumpang berharap agar pihak Dinas Perhubungan segera mengatasi dan mencarikan masalah tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/amog_20171120_205054.jpg)