Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRAFFIC UPDATE

Macet dari Simpang Lima, Ini Titik Macet di Poros Maros-Makassar

Warga yang ingin mudik dan melintas di Maros, sebaiknya mengecek kondisi kendaraan dan bahan bakarnya.

Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
Ansar/Tribun Timur
Macet di poros Maccopa Maros, Kamis (31/8/2017) pukul 18.02 wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Warga yang ingin mudik dan  melintas di Maros, sebaiknya mengecek kondisi kendaraan dan bahan bakarnya.

Pasalnya kemacetan terjadi mulai dari simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sampai Batangase, Mandai, Maros,  Kamis (31/8/2017) sejak  pukul 18.40 wita,

Seorang pengendara, Amri mengatakan, kemacetan terjadi  sampai berita ini diturunkan.

Beberapa kendaraan yang melintas, khususnya mobil terpaksa menepi karena panas mesin bertambah.

"Macet mulai dari simpang lima Bandara sampai Batangase. Beberapa mobil berhenti di pinggir jalan. Mungkin mesinnya terlalu panas," kata Amri.

Kemacetan tersebut disebabkan adanya sejumlah kendaraan yang parkir di badan jalan.

Macet diperparah dengan adanya pertemuan arus kendaraan di Kariango Maros

Selain di simpang lima, kemacetak juga terjadi mulai dari pintu gerbang Turikale sampai depan toko buah Maccopa.

Lokasi ini sekitar 4 kilometer dari Simpang lima.

Kemacetan di lokasi tersebut disebabkan kendaraan parkir di badan jalan depan toko buah.

Akibatnya kendaraan lain mengantre menjadi sebaris untuk melewati penyebab macet.

"Kalau sudah dilewati toko buah, arus lalulintas kembali berjalan lancar tapi padat sekitar satu kilometer," kata Amri.

Kemacetan kembali terjadi mulai dari depan RSUD Salewangang sampai depan pasar Sentral Jl Jenderal Sudirman Maros.

Macet sekitar dua kilo meter tersebut disebankan kondisi jembatan Baru sekitar pasar menyempit dan hanya bisa dilintasi dua baris mobil dari arah berlawanan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved