Keluarganya Dipukul Hingga Tak Sadarkan Diri, Martani Tuntut Pemilik Hotel Kharisma Bulukumba
Martani mengungkapkan pada Kamis (3/8) lalu, pemilik Hotel Kharisma Rudi Kapalera menganiaya Edi Harjo di Hotelnya dengan menggunakan benda tumpul.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ardy Muchlis
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA-- Pihak keluarga Edi Harjo asal Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan meminta pengusaha Hotel Kharisma di Bulukumba bertanggungjawab atas aksinya.
Keluarga Edi bernama Martani meminta pemilik Hotel Karisma Jl Khusni Tamrin untuk segera bertanggungjawab atas aksinya.
Martani mengungkapkan pada Kamis (3/8) lalu, pemilik Hotel Kharisma Rudi Kapalera menganiaya Edi Harjo di Hotelnya dengan menggunakan benda tumpul.
Ini pun mengakibatkan pengusaha bengkel itu masuk rumah sakit karena menderita sejumlah luka.
"Rudi Kapalera bersama saudaranya (pemilik Hotel Kharisma) harus bertanggungjawab atas karena ulahnya, keluarga kami sedang dirawat di rumah sakit setelah mereka aniaya hingga tak sadarkan diri,"kata Martani, Selasa (8/8/2017).
Martani menjelaskan Awalnya Edi bertemu adik Rudi di Hotel Kharisma.
Namun tiba-tiba Rudi bersama saudara lainnya datang memukul Edi. Karena diduga Edi bersama adik Rudi pesta sabu.
"Padahal Edi bermaksud ke tempat itu untuk menagih utang adik Rudi Kapaler," jelasnya
Dan saat berada di depan Hotel Edi diminta masuk ke dalam kamar hotel oleh adik Rudi.
Saat berada dalam kamar itulah Edi dikeroyok hingga tak sadarkan diri.
Atas peristiwa itu pihak keluarga Edi melaporkan Rudi Kapalera ke Polres Bulukumba.
Atas peristiwa itu belum dimintai ketarangan Rudi Kapalera hingga saat ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bulukumba_20170808_105045.jpg)