Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Tanggapan Kepala BPBD Luwu Terkait Abrasi Sungai Cimpu

Pemesanan beronjong juga tak sebentar cukup memakan waktu juga, pesan sekarang tidak bisa langsung dikirim sekarang juga.

Penulis: Desy Arsyad | Editor: Imam Wahyudi
desy/tribunluwu.com
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Mursyid Djufrie 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Mursyid Djufrie, menanggapi tuntutan warga dan mahasiswa yang mendesak untuk dilakukan pemasangan bronjong di Sungai Cimpu Utara, Kecamatan Suli, Luwu, karena abrasi yang tiap hari semakin meluas.

"Pembuatan bronjong paling lambat satu minggu, hanya saja kita masih menunggu beronjong itu dari Surabaya ke Makassar," katanya Mursyid, di ruang aspirasi DPRD Luwu, Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Belopa, Luwu, Rabu (7/12/2016).

Pemesanan beronjong juga tak sebentar cukup memakan waktu juga, pesan sekarang tidak bisa langsung dikirim sekarang juga.

Untuk material lanjutnya, seperti batu itu sudah ada, tinggal kita menunggu waktu untuk mengerjakan mengerjakan, tapi itu tadi bahan-bahan untuk beronjong masih dalam perjalan.

Mursyid juga menjelaskan jika sebelumnya pekerjaan itu juga terhalang karena dua masyarakat yakni Nasir dan Amir, tidak mau melepaskan tanahnya untuk jalan sungai yang akan di luruskan.

Kepala BPBD memperlihatkan gambar melalui power poin kepada peserta aksi, rancangan yang akan dikerjakan oleh BPBD.

Disamping itu terkait dengan anggaran bencana yang tiap tahunnya dianggarkan Rp 5 milyar, tak semudah itu bisa digunakan.

"Seandainya kami yang pegang itu anggaran, setiap ada bencana pasti kami langsung turun perbaiki saat itu juga, tapi tidak semudah itu, kita harus melalui prosedur agar anggaran bisa cair dari DPKAD," tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved