Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ragam Tipe Perut Buncit dan Cara Mengatasinya

ada lima tipe perut buncit

Editor: Ina Maharani
zoom-inlihat foto Ragam Tipe Perut Buncit dan Cara Mengatasinya
ist
Perut gendut tipe ban serep (kiri), dan perut stres.

Untuk memperbaiki kondisi pencernaan seperti peradangan, kembung, dan sembelit, Anda butuh asupan serat yang banyak. Contohnya sayuran berwarna hijau, dedak gandum, dan sajian gandum utuh apapun. Jangan lupa banyak minum air dan mengonsumsi makanan yang mengandung protein ringan seperti ikan dan ayam.

Perut ibu-ibu
Sesuai namanya, yang memiliki perut seperti ini biasanya ibu yang sudah pernah melahirkan. Setelah melahirkan, biasanya rahim akan menurun dan menjadi lebih berat daripada sebelumnya. Paling tidak, Anda butuh enam minggu untuk mengembalikan rahim ke ukuran normalnya.

"Anda perlu melatih kembali dasar panggul dan perut bagian bawah untuk meningkatkan aliran darah dan menguatkan otot-otot yang kendor," ujar James.

Latihan untuk otot dasar panggul seperti Kegel akan menjadi seperti "korset alami" bagi tubuh untuk meratakan perut. Kencangkan dan kendurkan otot-otot ini 15-20 kali, dalam lima sesi per hari. Namun ia menyarankan untuk menunggu hingga dua atau tiga bulan untuk kembali berlatih. Stres karena kepikiran lemak hanya akan membuat Anda menyimpan lemak lebih banyak.

Latihan yang perlu dihindari adalah sit-up, karena setelah melahirkan, otot linea alba (otot yang menyusuri garis tengah perut) terpisah, dan Anda harus membiarkan otot-otot ini memulihkan diri. Latihan crunch juga tak membantu, karena akan memaksa otot-otot ini lebih terpisah. Lakukan saja latihan pernafasan dalam-dalam, kemudian hembuskan perlahan sambil melakukan Kegel. Tidur siang dan peregangan sebelum tidur juga membantu mengembalikan hormon tidur dan meningkatkan pembakaran lemak, lho!

Untuk pemulihan dari dalam, suplemen minyak ikan bisa dicoba. Menurut James, akan mengaktifkan hormon pembakar lemak, dan menonaktifkan hormon penyimpan lemak. Konsumsi tiga kapsul 1.000 mg sehari dengan makanan, lalu tingkatkan hingga lima kapsul. Cara ini juga dilakukan oleh Elle Macpherson, salah satu klien James, setelah melahirkan dua anaknya.

Lemak baik yang ada pada kacang-kacangan dan minyak zaitun juga boleh dikonsumsi setiap hari. Lemak pada bahan makanan ini tidak hanya membakar lemak dan menyerap vitamin dari makanan secara efektif, tetapi juga membantu melawan rasa lelah.

Perut kembung
Pada pagi hari, perut Anda normal-normal saja. Tetapi semakin siang semakin membengkak akibat gas atau gangguan pencernaan. Penyebab utamanya adalah karena intoleransi makanan dan alergi, dan makin parah karena Anda tidak menyadari bahwa Anda mengalami intoleransi. Bisa juga karena usus yang lambat mencerna akibat pilihan makanan yang kurang baik.

Umumnya, orang mengalami intoleransi terhadap gandum dan tepung (roti, pasta, pastry, pizza, cake, dan sereal), alkohol, ragi (muffin, bir, atau pastry), dan produk olahan susu (keju, susu, mentega). Tepung, khususnya, bisa membuat usus meradang dan membuat perut jadi terlihat lebih besar. Sebagai gantinya, pilih sayuran segar, daging, ayam, dan ikan. Suplemen prebiotik dan probiotik juga akan membantu, begitu pula sumber yang alami seperti sup miso, krim asam, serta buah dan sayuran seperti kale, bawang putih, dan bawang merah.

Jika problemnya adalah kerja usus yang lambat, jadikan sarapan sebagai makan besar Anda. Sebab pada pagi hari, pencernaan Anda sedang dalam puncaknya. Dengan sendirinya, Anda juga perlu menghindari makan terlalu larut. Kunyah makanan dengan perlahan, dan minum banyak air putih untuk menjaga sistem pencernaan tetap bergerak.

Trik lainnya, cobalah berbaring telentang dalam keadaan rileks setiap pagi. Bernafaslah dalam-dalam ke arah perut sebanyak 10 kali. Setelah makan, jalan-jalan dulu supaya proses pencernaan bekerja.


http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/06/24/1951367p.jpg

Perut Kembung

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/06/24/1951032p.jpg

Perut "si anjing kecil" (kiri) dan perut ibu-ibu

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/06/24/1950162p.jpg

Perut "ban serep" (kiri), dan perut stres.
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved