Ragam Tipe Perut Buncit dan Cara Mengatasinya
ada lima tipe perut buncit
KOMPAS.com - Resah karena segala upaya yang Anda lakukan untuk merampingkan perut tak kunjung menunjukkan hasil? Terang saja, karena tak semua latihan atau pola makan yang disarankan bisa berhasil untuk semua orang.
Menurut James Duigan, personal trainer para selebriti seperti Elle Macpherson dan Rosie Huntingdon-Whiteley, pada dasarnya ada lima tipe perut buncit. Masing-masing membutuhkan pendekatan berbeda untuk mendapatkan bentuk yang ramping dan kencang. Kalau Anda sudah mengetahui yang mana tipe perut Anda, Anda bisa mengikuti program yang dibuat oleh James. Berikut contohnya, seperti ditulis dalam buku karyanya, Clean & Lean Flat Tummy Fast!.
Perut "ban serep"
Pemilik
perut seperti ini cenderung hidup santai, menggemari makanan manis,
atau bekerja di tempat yang mengharuskan duduk seharian. Meskipun
begitu, tipe perut ini paling mudah diatasi. Sebab, menurut James,
problemnya adalah pola makan yang salah (terlalu banyak karbohidrat dan
gula) dan kurang berolahraga.
James menyarankan untuk menghindari alkohol dan cemilan yang rendah lemak (karena umumnya mengandung banyak bahan kimia, gula halus, garam, dan bahan pengawet yang ditujukan untuk menambah cita rasa). Sebagai gantinya, konsumsi makanan segar seperti ikan, telur, daging organik, dan sayuran.
"Jangan takut mengonsumsi lemak baik, seperti yang terdapat pada alpukat, kacang-kacangan, dan ikan yang berminyak. Makanan ini mendorong tubuh untuk membakar lemak di bagian depan, sehingga perut pun jadi rata," ujar James.
Olahraga juga merupakan kunci untuk mengatasi tipe perut seperti ini. Olahraga seperti jalan kaki, lunge, squat, chair dip, atau yoga akan bermanfaat.
Perut yang stres
Anda
seorang pribadi yang perfeksionis? Jangan kaget bila Anda memiliki
perut seperti ini. Orang perfeksionis cenderung mengalami masalah
pencernaan seperti irritable bowel syndrome (IBS, atau sindrom
usus yang sensitif), yang menyebabkan perut kembung dan buncit.
"Perut yang stres mudah dilihat, karena beratnya terfokus di bagian depan dan area pusar. Ketika stres, kita memproduksi kortisol, hormon yang mendorong tubuh berpegang pada lemak di sekitar perut," seru James.
Anda bisa membuat perut Anda menjadi berbentuk seperti ini jika Anda sering melewatkan waktu makan, terlalu banyak ngopi, dan mengonsumsi junk food untuk membuat diri merasa nyaman.
Untuk mengatasinya, Anda perlu mengatur gaya hidup Anda. Tidurlah lebih awal. Jika tidur tidak teratur tubuh akan mengacakan produksi leptin, hormon yang membantu mengatur nafsu makan dan metabolisme. Itu sebabnya kita sering merasa harus makan lebih banyak ketika kelelahan, dan memilih cemilan manis yang bisa menimbun lemak.
Kemudian, atasi kelelahan dengan strategi relaksasi seperti meditasi, latihan pernafasan, dan mandi dengan santai sebelum tidur (supaya tidurnya lebih nyenyak). Batasi juga minum kopi maksimal dua cangkir sehari. Lebih baik, pilih teh chamomile yang membantu mengatasi masuk angin atau kembung. Konsumsi juga makanan yang mengandung magnesium, seperti sayuran berwarna hijau, kacang Brazil, dan biji-bijian.
Anda juga tak disarankan melakukan latihan kardio yang membakar kalori. Sebab kardio yang berlebihan justru akan meningkatkan kadar kortisol (hormon stres) tadi. Yoga dan jalan kaki lebih baik untuk membentuk dan membangun kekuatan, sekaligus menenangkan sistem tubuh Anda.
Si "anjing kecil"
Pemilik
perut ini umumnya ibu rumah tangga atau ibu bekerja yang sibuk. Tetapi,
perut seperti ini juga bisa dimiliki oleh seorang gym junkie.
Yaitu mereka yang bertekad olahraga dan mengatur pola makan, tetapi
kemungkinan selalu mengonsumsi makanan yang sama dan melakukan jenis
latihan yang sama di gym. Cara ini memang membuat Anda langsing, tetapi
membuat perut bagian bawah membuncit.
Menurut James, latihan crunch yang berlebihan atau menggunakan alat fitnes seperti ab-roller bisa menyebabkan ketegangan pada paha dalam dan punggung bagian bawah. Akibatnya, otot-otot perut menonjol sehingga perut Anda mencuat ke depan.
Sit-up yang dilakukan dengan cara yang salah juga menambah lengkungan pada punggung bawah. Lebih baik Anda mengganti sit-up dengan latihan plank (baca: Latihan Plank Lebih Efektif Bikin Perut Rata). Latihan beban juga akan membakar lemak dalam jumlah banyak, namun dalam waktu yang relatif singkat. Coba lakukan latihan squat atau lunge.