Bulukumba Kerap Kekurangan Kantong Darah, AM Sukri Minta Dinkes Buat Program Wajib Donor Darah
Hal tersebut disampaikan oleh AM Sukri Sappewali, saat membuka rapat multipihak, yang membahas kerjasama Dinkes dengan USAID.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, untuk segera mengambil langkah antisipasi terhadap kekurangan stok darah.
Hal tersebut disampaikan oleh AM Sukri Sappewali, saat membuka rapat multipihak, yang membahas kerjasama Dinkes dengan USAID.
Sengketa Pemilu Masih Bergulir di MK, Ini Catatan Aktivis Mahasiswa Mamasa
Kisah Suherman Kumis Pemuda Jeneponto Lolos Audisi KDI ke Jakarta
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jl Jend Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Rabu (26/6/2019).
"Dinkes harus membuat kebijakan. Setiap bulan wajib ada OPD yang melakukan donor darah," kata AM Sukri Sappewali, kepada Plt Kadis Kesehatan Andi Ade Ariadi.
Purnawirawan TNI berpangkat Kolonel itu, juga meminta warga Bulukumba untuk memasyarakatkan donor darah.
"Reuni-reuni sekolah juga, jangan hanya makan-makan besar saja, bagus juga kalau manfaatkan untuk donor darah," tambah Sukri Sappewali.
Sukri juga meminta keluarga pasien, khususnya bagi wanita yang hendak melahirkan, untuk melakukan donor darah.

Bukan memaksa, kata Sukri, hal tersebut merupakan bagian dari kebersamaan.
"Sudah saatnya kita harus peduli, bahwa setetes darah kita untuk kehidupan orang," pungkas AM Sukri. (TribunBulukumba.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow IG resmi Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
B