Video 'Jangan Pilih Jokowi' Beredar di Maros, Bawaslu: Jangan Terprovokasi

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengimbau kepada warga, supaya tidak terprovokasi dengan adanya oknum yang melakukan kampanye hitam

Video 'Jangan Pilih Jokowi' Beredar di Maros, Bawaslu: Jangan Terprovokasi
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Ketua Bawaslu Maros, Sufirman 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Video kampanye hitam 'Jangan pilih Jokowi' yang beredar di Maros, menjadi bahan perdebatan di media sosial, tiga hari terakhir.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengimbau kepada warga, supaya tidak terprovokasi dengan adanya oknum yang melakukan kampanye hitam.

Semua pihak harus tetap berkerjasama, untuk menyukseskan Pemilu 2019. Video kampanye hitam dilakukan dan diedarkan oleh oknum tertentu, untuk membenturkan kedua pihak.

Baca: Disaksikan Menteri Pertanian, Warga Wajo Perebutkan Kambing Bantuan

Baca: Hari Libur, Ini Yang Dilakukan Bupati, Wabup, Sekda dan Dandim 1425 Jeneponto

Baca: Mulai April, Pemkot Palu Mengaku Tidak Mampu Lagi Tanggung Jadup Pengungsi

"Kami imbau, warga atau pendukung, jangan mudah terprovokasi dengan oknum yang menggunakan kampamye hitam. Kejadiannya bukan di Maros," kata Sufirman, Kamis (7/3/2019).

Jika menemukan adanya kampanye hitam, warga Maros diimbau supaya segera melaporkannya ke Bawaslu.

Jika beredar di media sosial, kampanye hitam tersebut bisa membenturkan kedua pihak.

Dalam video kampaye hitam tesebut, seorang ibu kedapatan melakukan kampanye hitam melalui door to door.

Saat kampanye, ibu-ibu mengajak untuk tidak memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Pelaku menyampaikan, jika Jokowi kembali terpilih, maka akan menghapus pendidikan kurikulum agama, serta mengganti pesantren menjadi sekolah umum.

Video tersebut sudah dilihat oleh Ketua Bawaslu Maros Sufirman.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

1

A

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved