Pemkot Parepare Gandeng Perusahaan Jepang Tingkatkan SDM Tenaga Kesehatan

Hal ini disampaikan, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Jumat (15/2/2019) saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota.

Pemkot Parepare Gandeng Perusahaan Jepang Tingkatkan SDM Tenaga Kesehatan
mulyadi/tribunparepare.com
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menjamu tamu di Rujab Wali Kota Parepare 

TRIBUNPAREPARE.COM,UJUNG - Pemerintah Kota Parepare gandeng perusahaan asal Jepang, Kaikokei Medical Foundation tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan.

Kerjasama dengan perusahaan ini dalam rangka pengembangan Rumah Sakit Tipe B Plus Hasri Ainun Habibie.

Hal ini disampaikan, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Jumat (15/2/2019) saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota.

"Puncak Hut Ke-59 Kota Parepare sekaligus penandatanganan MoU peningkatan SDM dengan Kaikokei Medical Foundation,"jelasnya.

Kerjasama ini, kata Taufan tidak menutup kemungkinan nantinya dokter Parepare dengan dokter jepang akan saling sharing terkait perkembangan dunia kesehatan.

"Saya mencoba melobi dan akhirnya akan datang sekaligus penandatanganan MoU dengan Kaikokei Medical Foundation. Perusahaan ini mengelola lebih 30 rumah sakit di Jepang,"terang Taufan.

"Jadi pengembangan RS Tip B Plus Hasri Ainun Habibie ini memang pengembangannya berbasis internasional.

Peningkatan ini nantinya akan disaksikan langsung Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah."Kota Parepare menjadi daerah realisasi program pertama Pak Gubernur yakni rumah sakit regional (RS Tipe B Plus Hasri Ainun Habibie),"jelas suami dari Erna Rasyid ini.

Taufan mengatakan, rumah sakit Hasri Ainun Habibie ini awalnya sempat terhambat karena kondisi fiskal negara tetapi program Gubernur Sulsel membangun rumah sakit regional maka diberikan anggaran Rp 75 miliar dari Provinsi.

"Dari sejumlah daerah seperti Palopo dan Bone mungkin butuh 2 sampai tiga tahun untuk menbangun infrastruktur berbeda di Parepare,"jelasnya.

"Mungkin daerah bisa menbangun infrastruktur tetapi SDM yang tidak ada. Kami di Parepare alhamdulillah sebanyak 43 dokter spesialis,"tambah dia.(adi)

Laporan Wartawan Tribunparepare.com, @Adi Brencheck

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved