Jembatan Munte Jeneponto Sudah Bisa Dilalui Pejalan Kaki dan Roda Dua

Jembatan Munte jeneponto yang terputus akibat banjir, kini sudah tersambung kembali dengan jembatan bailey.

Jembatan Munte Jeneponto Sudah Bisa Dilalui Pejalan Kaki dan Roda Dua
Letkol ARH Sugiri
Pembangunan jembatan bailey di Munte kecamatan Turatea, Jeneponto, Jumat (8/2/2019) 

TRIBUNJENEPONTO.COM, TURATEA - Jembatan Munte jeneponto yang terputus akibat banjir, kini sudah tersambung kembali dengan jembatan bailey.

Jembatan bailey merupakan jembatan rangka baja ringan kualitas tinggi, yang mudah dipindah-pindah.

Pembangunan jembatan bailey yang menghubungan desa Bontomate'ne dengan desa Mangepong kecamatan Turatea Jeneponto terus dilakukan.

 Baca: Login sscasn.bkn.go.id, JADWAL LENGKAP Seleksi PPPK 2019 Tahap I, Tanpa TKD dan Bocoran Materi Ujian

Baca: PPPK 2019 Resmi Dibuka, Daftar sscasn.bkn.go.id, Ini Gaji dan Tunjangan Diterima Jika Anda Lulus

Baca: Rekrutmen PPPK Resmi Dibuka Hari ini, Portal sscasn.bkn.go.id Bisa Diakses Mulai Pukul 16.00 WIB

Informasi yang dihimpun TribunJeneponto.com, jembatam bailey sudah tahap pemasangan papan lantai.

Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

"InsyaAllah sudah dapat dilalui oleh pejalan kaki maupun roda dua, ini saya mau menuju kelokasi" kata Sugiri malalui pesan Whatsappnya, Sabtu (9/2/2019)

Terkait roda empat sendiri, Letkol ARH Sugiri belum dapat memastikan kapan bisa dilalui.

Jembatan bailey yang dibangun di dusun Munte kecamatan Bontomate'ne diperkirakan rampung Selasa (12/2/2019) yang akan datang.

Pembangunan jembatan bailey di inisiasi oleh Pangdam Mayjen TNI Surawahadi saat mengunjungi jembatan munte yang kondisinya memprihatinkan.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved