CPNS 2018

Imbauan BKN soal Pemberkasan CPNS, Jangan Ada Lagi Salah Isi, 11 Instansi Ajukan Revisi

Sebagian besar instansi pemerintah telah mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS tahun anggaran 2018.

Imbauan BKN soal Pemberkasan CPNS, Jangan Ada Lagi Salah Isi, 11 Instansi Ajukan Revisi
Grafis Tribunnews/Ananda Bayu S
Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 atau Kelulusan CPNS 2018. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Sebagian besar instansi pemerintah telah mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS tahun anggaran 2018.

Badan Kepegawaian Negara ( BKN) pun mengimbau peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir calon pegawai negeri sipil ( CPNS 2018) dan melakukan pemberkasan dokumen administrasi untuk mengisi daftar riwayat hidup di situs SSCN BKN.

Sebagai informasi, daftar riwayat hidup menjadi dokumen wajib yang dipenuhi peserta saat mengumpulkan berkas secara mandiri di instansi masing-masing.

Baca: Disampaikan Ustaz Yusuf Mansur, Hamba Allah Sedekah Jet Pribadi Antar Ustaz Arifin Ilham ke Malaysia

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog, Lulusan SMK D3 & S1, Segera Daftar Online di Link Ini, Tutup 13 Januari

Baca: Lowongan Kerja PT Angkasa Pura I, Dicari Minimal Lulusan D3, Cek Syarat & Daftar Online di Link Ini

Ruang pelayanan pembuatan SKCK kini mulai dipadati oleh pelamar CPNS di Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa (8/1/2019).
Ruang pelayanan pembuatan SKCK kini mulai dipadati oleh pelamar CPNS di Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa (8/1/2019). (TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI)

 

Namun, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, peserta yang lolos tahap pemberkasan tetap diimbau untuk mengisi daftar riwayat hidup secara online di situs SSCN.
Proses ini tetap diminta meskipun mereka telah mengumpulkan daftar riwayat hidup di instansi masing-masing.

"Tujuan kami membuat tombol DRH (daftar riwayat hidup) adalah untuk mempercepat pengumpulan data untuk bahan draft Pertimbangan Teknis NIP sekaligus masuk ke sistem database PNS nasional. Jadi, silakan diisi tanpa salah," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Data tersebut, lanjut Ridwan, akan digunakan sebagai data pembanding terhadap daftar riwayat hidup yang dibuat pelamar dan dokumen yang disertakan.

Ridwan menerangkan, cara pengisian di situs SSCN ini dilakukan dengan login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password akun peserta masing-masing yang dinyatakan lolos.

Setelah melakukan login, peserta dapat memilih fitur Daftar Riwayat Hidup (DRH), lalu melakukan pengisian data dengan benar, dan submit data tersebut.

Hal ini juga disampaikan BKN melalui akun resmi Twitter-nya, @BKNgoid.

Baca: Heboh Beredar Video Hubungan Suami-Istri Antara Ayah & Anak Terjadi di Indonesia

Baca: Aktivis Pertanyakan Pemanfaatan Videotron, Biaya Sewa Dianggarkan Rp 840 Juta di APBD Sinjai 2018

Baca: Parepare Raih Adipura Berkat Jumat Peduli Prakarsa Taufam Pawe

Baca: Madura United Gaet Mantan Bek Tangguh Persija, Sudah Rekrut 7 Pemain Top! Bagaimana PSM?

Sejumlah Lembaga Ajukan Revisi

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved