Usai Dibangunkan Rumah Baru, Kakek Kacong dan Anaknya Dibawa ke RSUD untuk Dirawat
Kacong yang sudah tidak bisa jalan dan Manga alami gangguan kejiwaan, lupuk dari perhatian pemerintah Kecamatan Maros Baru.
Penulis: Ansar | Editor: Arif Fuddin Usman
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Setelah mendapat bantuan pembangunan rumah baru dari Dinas Sosial Maros, kakek Kacong (82) dan putranya, Manga (51), dibawa ke RSUD Salewangang, Maros, untuk menjalani perawatan medis, Senin (26/11/2018).
Kacong dan putranya merupakan warga Dusun Manrimisi Lompo, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru. Keduanya hidup dan tinggal di gubuk reyot dan tidak layak huni.
Kacong yang sudah tidak bisa jalan dan Manga alami gangguan kejiwaan, lupuk dari perhatian pemerintah Kecamatan Maros Baru.
Baca: Anak di Bawah Umur Dominasi Pelanggar Lalu lintas, Polres Maros Gelar Sosialisasi di Sini?
Baca: Diduga Kurangi Takaran BBM, Warga Keluhkan Layanan SPBU Belang-belang Maros
"Kami sudah bawa kakek Kacong dan Manga ke rumah sakit Salewangang untuk dirawat jalan sampai kondisinya pulih. Rumah sudah rampung. Jadi urusan kami saat ini, memberinya layanan medis," kata Plt Kadis Sosial, Ferdiansyah.
Dinas Sosial memberikan layanan kesehatan kakek Kacong dan Manga, berkat kerjasama dari Puskesmas Maros Baru.
Kepala Puskesmas, Hamka Chair langsung merespon baik, setelah mengetahui kakek Kacong dan Manga akan dibawa ke RSUD Salewangang.
Keberadaan Kacong dideteksi oleh pemerintah, setelah viral di media. Setelah mengetahui kondisi Kacong, Plt Kadis Sosial Maros, Ferdiansyah turun ke lokasi, pekan lalu.
Saat itu, berinisatif untuk membongkar gubuk Kacong dan menggantinya dengan rumah yang layak.
Ferdiansyah meminta kepada Kepada Kepala Desa Mattirotasi, Syarifuddin untuk mendata kebutuhan pembangunan rumah baru untuk Kacong.
Tapi Syarifuddin malah menyodorkan proposal permintaan anggaran renovasi rumah. Jumlah anggaran yang diminta oleh Syarifuddin, lebih Rp 10 juta.
Hal tersebut, membuat Ferdiansyah terlibat langsung pada pembangunan rumah Kacong. Untuk merampungkan rumah Kacong, Dinsos hanya mengeluarkan uang Rp 5 juta.
"Anggaran kami untuk membangun rumah untuk Kacong, memang tidak ada. Makanya kami bekerjasama dengan berbagai pihak. Tanpa anggaran, kita bisa bangun rumah," katanya. (*)
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami: