Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perhatian! Mulai 18 Agustus 2018, Dua Lajur Jl AP Pettarani Ditutup 22 Bulan. Cari Jalan Alternatif

Tanggal 18 Agustus mulai ditutup sepanjang 500 meter. Masing-masing satu lajur dari arah Tol Reformasi dan satu dari arah Jl Alauddin

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Arif Fuddin Usman
sanovra/tribuntimur.com
Sejumlah pekerja dan alat berat mulai melakukan pengerjaan Tol Layang AP Pettarani di sekitar Jl Tol Reformasi, Makassar, Kamis (12/7). Jalan Tol Layang AP Pettarani tersebut akan dibangun sepanjang 4,3 km dan memiliki nilai investasi sekitar 2,2 triliun rupiah dengan masa kontruksi selama 22 bulan tanpa adanya pembebasan lahan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengumuman penting bagi warga Makassar dan Sulsel yang biasa melintas di jalan nasional Jl Andi Pangeran Pettarani, Makassar.

Dua lajur di Jl AP Pettarani, Makassar akan segera ditutup sementara. Hal ini terkait dimulainya pembangunan proyek jalan tol layang AP Pettarani.

Direktur Utama PT BMN Anwar Toha saat jumpa pers di area proyek Tol Layang Pettarani di Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (16/5/2018).
Direktur Utama PT BMN Anwar Toha saat jumpa pers di area proyek Tol Layang Pettarani di Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (16/5/2018). (fadhly/tribun-timur.com)

Penutupan masing-masing satu lajur dari arah Jl Sultan Alauddin dan satu lajur dari arah Jl Tol Reformasi. yang akan mulai ditutup mulai Sabtu, 18 Agustus 2018.

Baca: Groundbreaking Jalan Tol Layang Pettarani, Menteri PUPR Dijadwalkan Hadir

Baca: Proyek Jalan Tol Layang Pettarani Makassar Ketiban Kredit Sindikasi Rp 1,54 T

Baca: Deng Ical Harap Jalan Tol Layang Makassar Jadi Percontohan Nasional

Penutupan ini merupakan bagian dari traffic management pembangunan Jalan Tol Layang AP Pettarani yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Beton Tbk.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), Anwar Toha selaku investor mega proyek tersebut dalam konferensi pers, Rabu (15/8/2018).

Anwar mengatakan, untuk tahap awal ini, penutupann dua lajur ini hanya sepanjang 500 meter saja, mulai dari dekat flyover Jl Urip Sumoharjo.

"Tanggal 18 Agustus mulai ditutup sepanjang 500 meter. Masing-masing satu lajur dari arah Tol Reformasi dan satu dari arah Jl Alauddin," ungkapnya.

Ia mengatakan, penutupan ruas selanjutnya akan menyesuaikan progres pembangunan tol layang sepanjang kurang lebih empat kilometer ini. Jadi dilakukan secara bertahap, tidak langsung semuanya ditutup.

Pelaksanaan Bore Pile

Anwar Toha berharap, masyarakat pengguna jalan dapat menyesuaikan rute dan waktu perjalanan untuk mengurangi beban lalu lintas Jalan AP Pettarani, terutama pada jam puncak, saat pagi dan sore hari.

Baca: Pembangunan Jalan Tol Layang Pettarani Kurangi RTH, Ini Penjelasan Kontraktor

Baca: VIDEO: PT BMN Terima Anggaran Proyek Jalan Tol Layang Pettarani Rp 1,5 Triliun

Baca: Deng Ical Harap Jalan Tol Layang Makassar Jadi Percontohan Nasional

"Penutupan lajur untuk pelaksanaan pekerjaan pondasi Bore Pile dan Pile Cape. Setelah ditutup, akan dilakukan pembongkaran barrier, pembersihan pangkal pohon dan galian atau perataan tanah area median," ungkap Anwar Toha.

"Masyarakat pasti terganggu, kalau negatifnya memang tersiksa, tapi 22 bulan ke depan, Makassar akan memiliki tol dan ke depan akan membahagiakan pengguna jalan," kata dia.

Manajer Proyek Tol Layang Pettarani Didi Rustandi menambahkan, konsultan analisis dampak lingkungan lalulintas (Andalalin) juga telah melakukan survei.

Dan studi modifikasi laulintasnya sudah diterima untuk memberikan rute perjalanan alternatif. Hal ini untuk memberikan pilihan kepada masyarakat agar terhindar dari kemacetan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved